Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara Nawal Edy Rahmayadi yang didampingi Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumut Nurlela memberikan bantuan berupa santunan dan alat bantu kepada penyandang disabilitas pada Acara Penguatan dan Fasilitas Perlindungan Perempuan dan Anak Dalam Kondisi Tertentu, di Aula Raja Inal Siregar, lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan P. Diponegoro No. 30 Medan, Selasa (13/8/2019). (Foto : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu / Imam Syahputra).

MEDAN – Kepedulian terhadap kaum disabilitas diwujudkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dalam berbagai kesempatan. Termasuk momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), dimana Pemprov Sumut menyerahkan berbagai alat bantu untuk penyandang disabilitas.

Bantuan diserahkan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi yang didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumut Nurlela kepada puluhan penyandang disabilitas, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (12/8).

Bantuan yang diberikan berupa kursi roda untuk orang dewasa, kursi roda untuk anak-anak, alat bantu dengar, tongkat alat bantu, dan tongkat manula. Selain penyerahan bantuan, Nawal juga membuka acara penguatan dan fasilitasi perlindungan perempuan dan anak dalam kondisi tertentu oleh Dinas PPPA Sumut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para penyandang disabilitas mengenai hak dan perlindungan hukum bagi penyandang disabilitas.

Nawal juga berdialog dengan penyandang disabilitas yang hadir. Salah satu penyandang disabilitas yang hadir, mengutarakan keinginannya agar diberi pelatihan keterampilan. Hal itu dibutuhkan agar penyandang disabilitas dapat hidup mandiri dan mengangkat kesejahteraan sosialnya sendiri.

Untuk itu, Nawal melalui PKK akan berkoordinasi dengan dinas dan pihak terkait mengenai kebutuhan masyarakat yang berkebutuhan khusus di Sumut. Menurutnya banyak sekali keperluan khusus yang mesti disiapkan untuk para kaum disabilitas. “Karena mereka harus bisa mandiri, tapi fasilitasnya disiapkan seperti fasilitas ke tempat kerja dan lain sebagainya,” ujarnya.

BACA JUGA  Buka Raker Sekda se-Sumut, Sabrina Berpesan Harus Tanggap dengan Perkembangan Terkini

Ke depan penyandang disabilitas diharapkan dapat berpartisipasi dan mampu berperan di dalam lingkungan sosialnya. Serta memiliki kemandirian sebagai subjek pembangunan. Hal itu dilakukan juga sebagai upaya dalam menghilangkan diskriminasi kepada kaum disabilitas.

Saat ini pemerintah terus berupaya melakukan keberpihakan dan melibatkan penyandang disabilitas dalam setiap proses pembangunan. Penyandang disabilitas merupakan manusia yang juga memiliki potensi. Oleh sebab itu, kata Nawal, harus diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkembang dan mengaktualisasikan diri ke semua aspek kehidupan. “Terutama dalam memperoleh pendidikan, keterampilan dan pekerjaan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan sosial,” ujarnya.

Nawal juga memberikan semangat kepada para penyandang disabilitas yang datang dari beberapa daerah di Sumut. Serta mengapresiasi kepada mereka lantaran masih tetap semangat dan berkarya. Untuk itu, para penyandang disabilitas diharapkan agar tetap berkarya dan aktif mengikuti pendidikan, keterampilan, serta pelatihan.

Ketua Dewan Pertimbangan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Sumut Jenny Heryani mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya hal tersebut sangat membantu kegiatan penyandang disabilitas sehari-hari. “Ya terima kasih telah diberikan alat bantu untuk penyandang disabilitas. Karena itu untuk menunjang keseharian kita juga dalam melakukan kegiatan, semoga pemerintah terus bisa memberikan perhatiannya kepada penyandang disabilitas,” ujarnya.**