Penampilan Peserta Lomba MTQ Nasional XXVII Tahun 2018 Cab. Syarhil Qur'an Golongan Putra Putri dari Maluku Gelanggang Mahasiswa Kampus UINSU Jl. Sutomo Medan, Senin 8 Oktober 2018

MEDAN– Ada yang menarik dari perlombaan cabang Syahril Quran pada Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-XXVII. Dimana seorang peserta nomor 026 asal dari Provinsi Sumatera Utara, terlihat tampil memukau dengan membawakan tema ‘Penguatan Keluarga dalam Menopang Ketahanan Nasional’.

Perlombaan yang digelar di UINSU, Jalan Sutomo, Senin (8/10) ini, disambut antusias oleh penonton yang terlihat sampai memenuhi Gelanggang UINSU Sutomo. Peserta yang rata-rata duduk di bangku sekolah Aliyah ini menyampaikan isi materi bahwa persatuan adalah tiang penyangga daya suatu negara.

Di mana kemajuan atau kemunduran suatu negara ditentukan oleh persatuan dan kesatuan bangsanya. Bangsa yang makmur adalah bangsa yang bersatu sedangkan bangsa yang hancur adalah bangsa yang berseteru. sementara Indonesia adalah bangsa yang terdiri atas berbagai macam ras, suku dan agama. Sementara Allah SWT telah mengisyaratkan umat Islam memperkokoh persatuan dan kesatuan serta melarang untuk bercerai berai. Hal ini terangkai dalam surat Ali Imron ayat ; 103.

“Materi yang terpilih ini menggambarkan Provinsi Sumatra Utara dan Indonesia yang memiliki banyak keberagaman baik suku, agama dan adat istiadat,” kata M Agung sebagai Pensyarah peserta asal Sumut.

Dikatakannya, mereka yang membawa nama tuan rumah Provinsi Sumatera Utara, dikatakan M Agung berharap dapat masuk menjadi finalis dan jadi pemenang. “Tadi saat tampil kami dapat banyak support dan dukungan. Ini membuat kami semangat menampilkan yang terbaik karena kami sudah melakukan banyak persiapan yang dibantu pelatih-pelatih profesional,” ungkapnya.

Peserta nomor 026 cabang Syarhil Quran dari Provinsi Sumut mendapatkan skor 90,17 atau mendekati peserta nomor 012 dari Provinsi Banten dengan skor 90,33. Sementara peserta puteri sebelumnya hanya mendapat skor 82,67.

“Kami juga memohon doa kepada masyarakat Sumatera Utara agar kami dapat menampilkan yang terbaik untuk Provinsi Sumatera Utara yang bermartabat pada cabang Syarhil Quran di MTQ Nasional tahun 2018 ini,” harapnya.

Pembina Cabang Syarhil Quran Provinsi Sumut, Dr Sugeng Wanto MA mengatakan, pihaknya berharap peserta putera cabang Syarhil Quran bisa masuk final karena dilihat dari sisi penilaian mereka masih berpeluang dengan skor 90,17 meski ada sesi berikutnya sehingga dapat mengharumkan nama Provinsi Sumut.

“Target kita untuk peserta putera ini masuk final karena kita sudah siapkan sejak lama dan Insha Allah menang dan ketiga orang peserta grup putera ini sudah kita tempa dan pembinaan mulai dari tahapam seleksi hingga training dan terpilih menjadi duta Sumut untuk cabang Syarhil Quran,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Prof H Muhammad Hatta juga menyatakan harapannya untuk seluruh cabang yang diperlombakan pada MTQ nasional tahun 2018 ini dapat berjalan lancar dan baik serta peningkatan prestasi bagi peserta Provinsi Sumut.

“Selama ini pada cabang qori dan hafiz Provinsi Sumut gudangnya pemenang dan sekarang kita tonjolkan bidang Syarhil Quran agar dapat prestasi baik,” pungkasnya.