MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Dr. Hj. Nurhajizah Marpaung SH, MH pimpin Rapat Persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional (MTQN) ke XXVII Tahun 2018 dimana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) bertindak sebagai tuan rumah. Rapat dilaksanakan di Gedung Bina Graha Jalan P. Diponegoro Medan, Senin (15/1).

Dalam rapat yang dihadiri Asisten Administrasi Umum dan Aset Djumsadi Damanik, Karo Bina Sosial Setdaprovsu M. Yusuf, para SKPD dan pihak Kemenag Provsu, Wagubsu Nurhajizah mengatakan bahwa MTQN ini merupakan perhelatan akbar yang tujuannya menyampaikan syiar Islam tentunya harus kita sukseskan.

“Kegiatan ini bukan hanya seremoni semata, tentunya merupakan tugas kita bersama dalam mensukseskannya, apalagi Sumut terakhir kali menjadi tuan rumah MTQN pada 50 tahun yang lalu,” ujar Wagubsu.

Oleh karenanya Nurhajizah meminta Pemprovsu beserta seluruh jajaran terkait harus benar-benar fokus pada persiapan, baik dari anggaran maupun tupoksi masing-masing kepanitiaan sehingga perhelatan ini berjalan sukses dan lancar.

Dalam rapat tersebut, Wagubsu menjelaskan bahwa rencananya MTQ akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2018 mendatang. Akan tetapi, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 15-21 September 2018 mendatang. Dimana lokasi penyelenggaraan yang semula diwacanakan di enam Kabupaten/Kota namun akhirnya diputuskan dilaksankan hanya di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang saja.

Dan lokasi yang memungkinkan dipakai adalah daerah Gedung Serba Guna Jalan Pancing, Medan dimana direncanakan akan dilaksanakan di ruang terbuka. “Sehingga tujuan utama pelaksanakaan MTQN yaitu syiar Islam dan dakwah tentang membumikan Al-Quran akan terwujud,” papar Nurhajizah.

Al quran harus menjadi nafas serta pegangan hidup yang hakiki dan menjadi kepribadian kita umat Islam, karenanya, hakekat, makna, dan tujuan MTQ dipegang teguh sehingga al Quran diresapi, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Diakhir sambutannya, Wagubsu Nurhajizah berpesan agar seluruh kepanitiaan maupun SKPD terkait hendaknya segera memulai persiapan pelaksanaannya.

Dijelaskan Karo Binsos bahwa untuk persiapan baik anggaran maupun tugas masing-masing SKPD sebagai pendamping setiap kontingen/Khafilah dari masing-masing Provinsi se-Indonesia, baik mulai dari penjemputan rombongan kontingen sampai mengantar kembali ke Bandara Kuala Namu untuk pulang ke daerahnya masing-masing.

Kami berharap semua Stakeholders terkait dapat terus berkoordinasi dan bekerjasama saling bahu membahu demi suksesnya kegiatan ini, ujarnya.