Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs. Eko Subowo MBA, melepas peserta pawai berjalan kaki dan mobil hias dalam acara Tabligh Akbar Idul Adha 1439H ke 28 di Lapangan Sepak Bola Pasar II Klambir Lima Kebun Desa Klambir Lima Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang, Selasa (21/8/2018). Ribuan peserta meramaikan kegiatan yang sudah berjalan selama 28 tahun ini yang di gagas oleh Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman. (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu : Veri Ardian)

Deli Serdang – Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA mengatakan kegiatan Festival Takbir Akbar bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda. Untuk itu, harus dijaga dan dilestarikan.

Hal tersebut disampaikan Pj Gubsu Eko Subowo saat membuka secara resmi kegiatan Festival Takbir Akbar ke-28 di Lapangan Sepakbola Klambir Lima, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, Selasa (21/8).

Dikatakan Eko, kegiatan ini dapat meningkatkan silaturahmi sesama umat Islam. “Selain itu dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan di antara kita,” ujarnya.

Eko mengatakan festival ini bisa memberikan motivasi dan dorongan agar para pemuda dan remaja sebagai penerus bangsa memiliki kesadaran, keimanan, dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Menurutnya Festival Takbir Akbar juga merupakan wujud nyata kepedulian generasi muda. “Hal itu dilakukan untuk mendukung keberhasilan pembangunan mental spiritual keagamaan dan hal itu perlu dibina dan ditingkatkan sevara berkelanjutan untuk masa depan yang akan datang,” kata Eko.

Terkait itu, generasi muda, kata Eko, tumbuh berkembang pada tiga dimensi sosial. “Yakni keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat,” katanya.

Eko juga mengatakan, kesinambungan sistem pembinaan di antara ketiga dimensi tersebut akan mewarnai penampilan, sikap dan perilaku remaja terhadap lingkungan. “Selanjutnya akan berpengaruh pada masa depannya,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Eko mengajak generasi muda agar terus meningkatkan kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Wagirin Arman merasa terharu dan bangga, karena masyarakat masih mengadakan tradisi tersebut hingga sekarang. “Saya harap acara ini bisa dilakukan hingga anak cucu kita nanti,” ujarnya.

Wagirin juga mengapresiasi partisipasi masyarakat. “Terima kasih baik orang tua masyarakat yang bisa menampilkan sampai 32 tim. Ini merupakan suatu kebersamaan kita bahwa tugas kita bagaimana menbangkitkan semangat ukhuwah umat,” ujarnya.

Festival ke-28 ini diikuti 32 peserta. Juara pertama akan mendapatkan hadiah Rp 5 juta. Tidak hanya itu, juara kedua hingga juara hiburan juga mendapatkan hadiah. “Tentu saja, partisipasi swadaya dan kebersamaan masyarakat adalah yang paling utama,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, turut hadir Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Ilyas Sitorus, mewakili semua Forkopimda Provsu dan Deli Serdang, Camat Hamparan Perak Supranoto SH. **