MEDAN – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sumut Ibnu S Utomo menyambut baik rencana digelarnya Konsultasi Publik terkait penerapan Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air yang akan digelar Inna Hotel Parapat Selasa (24/10/2017).

Hal ini dikatakan Ibnu S Utomo saat menerima perwakilan Perum Jasa Tirta 1, Deputi Teknik Fami Hidayat, Kabiro Litbang Didik Ardianto dan Kepala Divisi Jasa Air dan Sumber Air Wilayah Sungai Toba-Asahan Ganindra Adi Cahyono diruang kerjanya di Lantai IX Kantor Gubsu Jalan Diponegoro Medan Senin (23/10/2017).

“Sebenarnya saya ingin sekali bisa hadir diacara besok. Tapi kebetulan Bapak Gubenur dan Ibu Wagub sedang berada diluar Kota jadi mohon maaf saya tidak bisa hadir karena harus berada di Kantor ini. Tapi saya pastikan Kepala SKDP terkait akan hadir. Semoga tidak mengurangi rasa hormat saya. Semoga kegiatan nanti akan berjalan lancar sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” ujar Ibnu.

Sementara itu, Deputi Teknik Perum Jasa Tirta 1 Fami Hidayat menjelaskan bahwa pihaknya akan menggelar konsultasi publik soal penerapan biaya jasa pengelolaan sumber daya air di wilayah Sungai Toba-Asahan untuk PDAM dan Industri. Dalam sosialisasi tersebut diharapkan pemanfaat yang ada di wilayah sungai Toba-Asahan bisa berkontribusi melalui pembiayaan.

“Dulu namanya Biaya Jasa Pengelolaan Sumber daya Air (BJPSDA), sekarang kembali menjadi Iuran eksploitasi dan pemeliharaan bangunan perairan. Jadi pemanfaat yang sudah mendapatkan manfaat dari sumber daya air akan diminta pembayaran sehingga bisa digunakan untuk mendukung kegiatan pengelolaan sumber daya air di wilayah Toba-Asahan,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, lanjut Fahmi dirinya sengaja mengundang Ibnu S Utomo sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara (Ekbang Setdaprovsu) yang merupakan salah satu tim evaluasi tarif bisa hadir dalam acara tersebut untuk memberikan arahan kepada para pemanfaat.