Kadis Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provsu Drs. Amran Utheh, M.AP, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provsu Dr. Ir. Hj. Hidayati, M.Si Foto Bersama General Manager Devisi Bisnis Luar Negeri dan Deputy General Manager Korea Rail Network Authority (KRNA)

MEDAN – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Plt Sekdaprovsu) Ibnu S Hutomo menawarkan proyek pengembangan perkeretaapian di Sumatera Utara (Sumut) kepada Korea Rail Network Aothority (KRNA), salah satu BUMN dari Korea.

Hal itu disampaikan Plt Sekdaprovsu ketika menerima kunjungan Korea Rail Network Aothority (KRNA), Rabu (14/3) di ruang rapat Asisten Lt. VIII Kantor Gubsu. Sekdaprovsu pada kesempatan itu didampingi Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Provsu Dr Ir Hidayati, Kadis Koperasi dan UKM Provsu Amran Uteh dan para pejabat Eselon III dari Dinas Pehubungan, Bappeda dan Tarukim Provsu.

Plt Sekdaprovsu mengatakan, menyambut baik kunjungan dari KRNA yang ingin berinvestasi di Sumatera Utara, khususnya di bidang transportasi perkeretaapian. Apalagi, saat ini Pemprovsu memiliki program pembangunan di bidang transportasi, seperti perkeretaapian dalam rangka pengembangan Kawasan Strategis Nasional (KSN) Danau Toba dan program lainnya. “Melalui komunikasi yang terjalin antara Pemprovsu dan Pemerintah Korea, kami harapkan nantinya ada hal yang bisa dikerjasamakan ke depan,” katanya.

Kabid Perkeretaapian Dinas Perhubungan Provsu Agustinus menambahkan, proyek yang ditawarkan salah satunya adalah proyek pengembangan kereta api perkotaan yaitu di kawasan Medan-Binjai-Deliserdang-Karo. “Ini merupakan salah satu program prioritas Dinas Perhubungan Provsu. Karena Medan sudah dalam proses pembangunan LRT. Tapi masih di Medan. Sementara pergerakannya ke kawasan Medan-Binjai-Deliserdang-Karo. Tujuannya agar kawasan ini terhubung dengan kereta api,” ujar Agustinus.

Selain itu, Dinas Perhubungan Provsu juga merencanakan adanya rel kereta api dari Pematangsiantar ke Bandara Silangit. “Studi kelayakannya sudah dilakukan tahun lalu yang juga akan menunjangan pengembangan destinasi wisata Danau Toba,” tambah Agustinus.

Sejalan dengan itu, Hidayati juga sangat menyambut baik keinginan dari KRNA yang ingin menjajaki kerjasama di bidang transportasi perkeretapian degan Provinsi Sumatera Utara. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata di Provinsi Sumatera Utara.

“Target satu juta wisatawan di Provinsi Sumatera Utara tentunya harus didukung transportasi yang memadai, salah satunya kereta api. Dan mungkin satu saat 16 geosite yang ada di Geopark Danau Toba akan terhubung dengan kereta api. Sehingga untuk mengelilingi Danau Toba itu tidak memakan waktu terlalu lama,” kata Hidayati

GM Devisi Luar Negeri KRNA Dae-Geun Park PhD mengatakan, KRNA merupakan salah satu BUMN di Korea yang bergerak di bidang transportasi massal seperti Light Rapid Transportation (LRT) dan Bus Rapid Transportation (BRT) dan konstruksi.

Karenanya, Pemerintah Korea ingin menjajaki kerja sama di bidang transportasi massal kepada Pemprov Sumut, yakni seperti Light Rapid Transportation (LRT) dan Bus Rapid Transportation (BRT). “Mengingat Pemerintah Indonesia tengah menggalakkan program aktivasi jalur kereta api, termasuk di Provinsi Sumatera Utara. Kita akan jajaki proyek yang ditawarkan,” ujarnya, yang hadir bersama Wakil GM Devisi Luar Negeri KRNA, Sung Hee Cho.**