SIBOLGA – Puncak rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-318 Sibolga dimeriahkan dengan Pesta Kembang Api dan Hiburan Rakyat di Stadion Horas Kota Sibolga, Sabtu (31/3) malam. Bintang tamu Radja Band ‘memaksa’ Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr HT Erry Nuradi bergoyang bersama dengan alunan musik rock dihadapan ribuan warga Sibolga.

Bersama Gubsu, ikut mendampingi Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk, Wakil Walikota Edi Polo Sitanggang, dan Bupati Tapteng Bakhtiar Sibarani. Juga hadir, Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu serta anggota DPRD Sibolga. Seluruhnya larut dalam kemeriahan pesta hiburan rakyat diiringi lagu-lagu hits Radja Band. Tak hanya bergoyang, mereka pun diajak bernyanyi bersama.

Dalam pesannya, Gubsu Erry Nuradi menyampaikan, Sibolga merupakan satu dari beberapa daerah yang tertua, bahkan nomor dua setelah Medan. Sebab, di wilayah Pantai Barat Sumut, Kota ini merupakan pusat perdagangan di masa lalu hingga sekarang. Karenanya, upaya walikota untuk memajukan daerahnya patut mendapat apresiasi dari masyarakat. “Saya mengucapkan selamat hari jadi Kota Sibolga yang ke 318 tahun. Semoga kota ini menjadi kota yang luar biasa,” katanya.

Erry pun tampak menikmati sajian musik Radja Band dari atas panggung utama. Orang nomor satu di Pemprov Sumut ini juga tidak canggung saat diajak bernyanyi oleh anggota vokalis, Ian Kasela. Mengenakan baju santai lengan panjang, Erry sesekali menyapa lima ribuan penonton yang hadir dari sejumlah daerah lain seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara. “Saat ini kita menghadapi pesta demokrasi, mari jadikan Pilkada ini damai dan kondusif,” sebutnya.

Sebelumnya, Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dan ikut-ikutan dalam ujaran kebencian, saling menyalahkan serta menyebar berita bohong atau hoax dalam istilah sekarang. Sebab di era teknologi canggih saat ini, berbagai media sosial sangat mudah untuk diakses, begitu juga isu pemecah persatuan begitu mudahnya disampaikan ke alat komunikasi berupa handphone berbasis android.

“Jangan terpancing dan menyebarkan isu yang berbau SARA, jauhi narkoba. Masyarakatnya kompak, terhindar dari ujaran kebencian, jangan mau terkotak-kotak, oke?” kata Syarfi disambut teriakan oke dari penonton.

Selain itu, pesan walikota kepada masyarakat untuk menjauhi narkoba,  disambut oleh Radja Band dengan lagu berjudul Ga Ada Waktu. Lagu ini diartikan bahwa tidak ada waktu untuk narkoba, sebagaimana kutipan liriknya, ditujukan untuk hal tersebut, begitu juga isu memecah belah kesatuan bangsa.

Tepat pukul 00.00 Wib, acara pun ditutup dengan pesta kembang api dari sisi kanan panggung utama untuk memperingati hari jadi Sibolga yang ke-318 tahun.