Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memberikan motivasi kepada pimpinan dan pekerja usai memimpin Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provsu Tahun 2019 di ruangan Bandar Deli PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) Belawan, Kota Medan Sumatera Utara, Selasa (05/03). Biro Humas & Keprotokolan Setda Provsu / Fahmi Aulia

MEDAN – Masih dalam momentum peringatan bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memberikan motivasi sekaligus mengingatkan para pengusaha untuk memperhatikan nasib para pekerja, selain memikirkan tujuan bisnis sebuah perusahaan. Hal itu disampaikannya saat bertemu sejumlah pengusaha di ruang pertemuan, Komplek Pelabuhan Belawan, Selasa (5/3).

Dalam pemaparannya, Gubernur menyampaikan beberapa poin penting terkait kondisi di Sumut, khususnya sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM). Meskipun potensi kekayaan alam sangat besar, namun hal tersebut belum berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut antara lain karena pengeloaannya kurang baik, yang disebabkan kurangnya SDM.

“Saya ingin pengusaha sukses, bukan hanya soal bisnis dan keuntungan. Tetapi juga soal keselamatan kerja dan kebahagiaan pekerja. Kenapa saya peduli dengan Belawan ini, karena dari 14 juta penduduk Sumut, sebagian besar juga bekerja di sini (Belawan dan sekitarnya),” ujar Gubernur.

Edy Rahmayadi bahkan menyentil betapa masih kecilnya perputaran ekonomi di Sumut, ditandai dengan sulitnya mencari kerja. Karena itu dirinya menyampaikan misi untuk memperbaiki keadaan yang saat ini. Namun tetap meminta bantuan peran serta masyarakat dari seluruh kalangan, dan dari seluruh sektor perekonomian yang ada.

“Makanya saudara semua ini jangan telalu banyak ‘bergerak’ (tidak ikut aturan atau tidak disiplin), kalau tidak saya tindak. Begitu juga saya, kalau memang untuk memperbaiki Sumut ini, saya harus berkorban, saya akan relakan jabatan saya,” jelas Gubernur, usai memberikan ilustrasi lewat tayangan video, soal pentingnya mengikuti aturan dan patuh kepada pimpinan.

BACA JUGA  Gubernur : Pembangunan Sumut Butuh Peran Akademisi

Pesan berikutnya adalah pentingnya berfikir dan bertindak berdasarkan akal dan hati nurani. Sebab kondisi sekarang bukan tidak mungkin akan ditularkan dan diwariskan ke generasi muda di masa mendatang. Karena itu perlu ada perbaikan karakter, kesadaran bermasyarakat hingga keinginan bersama mengubah wajah Sumut menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Saya akan duduk bersama masyarakat di Belawan ini. Karena sebagai Gubernur, Sumut ini tanggung jawab saya,” tegasnya.

Sebelum beranjak, Edy Rahmayadi pun menegaskan bahwa masyarakat, terutama para pengusaha untuk menjaga kondusifitas menjelang Pemilu serentak 17 April mendatang. Pesta demokrasi adalah momentum baik, sehingga tidak boleh ada gangguan dan intevensi soal pilihan.

“Saya tidak mau pengusaha ini membuat gerakan yang negatif. Tetap netral, bebaskan rakyat dengan pilihannya. Itu juga kenapa saya meminta semua ASN untuk netral. Soal siapa yang akan dipilih, biar kita sendiri yang menentukan,” kata Gubernur.

Turut hadir pada kesempatan itu, Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemenaker Irjen Pol Sugeng Apriyanto, OPD Pemprov Sumut, Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, mewakili Apindo Sumut, Kanwil BPJS Ketenagakerjaan, pimpinan perusahaan dan serikat pekerja.**