Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu), Dr. Ir. Hj. R. Sabrina, M. Si menerima audiensi dari Dewan Riset Daerah di ruang kerja Sekdaprovsu lt. 9 Kantor Gubsu, Senin (13/8). (foto : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu).

MEDAN – Penyusunan rencana pembangunan daerah yang baik membutuhkan riset dan data yang komprehensif. Semakin banyak data yang terkumpul dan riset yang dilakukan, semakin besar pula kesempatan untuk mewujudkan rencana-rencana pembangunan daerah.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj Sabrina MSi saat menerima kedatangan rombongan Dewan Riset Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), di Ruang Kerja Sekda Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (13/8).

“Saya sangat senang menyambut kedatangan saudara-saudara sekalian. Kedatangan dan tawaran saudara sekalian untuk bisa berkontribusi dalam pembangunan daerah, memberi saya semangat baru. Saya pribadi orang yang sangat menjunjung tinggi arti penting riset dalam suatu perencanaan,” ungkapnya.

Sabrina yang juga didampingi Kepala Balitbang Sumut Effendy Pohan menyampaikan, bahwa saat ini sedang dilakukan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang harus segera dirampungkan awal tahun mendatang. Sabrina berharap Dewan Riset Daerah bisa bermitra dengan Pemprovsu untuk memberikan masukan-masukan terkait penyusunan RPJMD.

“Riset bisa menjadi dasar yang memperkuat perencanaan kita. Saya sangat terbuka apabila Dewan Riset Daerah memiliki masukan atau temuan-temuan riset yang bisa mendukung pembangunan daerah kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Riset Daerah Provinsi Sumut Prof Dr Ir Harmein Nasution MSIE menyampaikan bahwa kedatangannya dengan rombongan bertujuan untuk berdiskusi dengan Pemprovsu. “Kami ingin berdiskusi sekaligus meminta arahan kepada Ibu terkait kontribusi-kontribusi seperti apa yang bisa kami lakukan untuk membantu mempercepat pembangunan daerah kita,” ujar Harmein.

Dalam kesempatan tersebut, Harmein dan rombongan juga memberikan masukan-masukan kepada Pemprovsu. Beberapa diantaranya rencana pengembangan Sumut sebagai pusat produk halal, pengelolaan pariwisata Sumut, masalah energi, dan pelayanan publik yang terintegrasi melalui sistem elektonik.**