Sekretaris Daerah Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Sekda Provsu) Dr. Ir. Hj. R. Sabrina, M.Si memimpin rapat evaluasi realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggara 2018 di Ruang Rapat EWP. Tambunan Lantai 8 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Selasa (17/7/2018). PAD ini merupakan anggaran Triwulan II terhitung sampai dengan tanggal 30 Juni 2018.(Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu : Veri Ardian)

MEDAN – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj R Sabrina MSi mengatakan meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD) sangat penting untuk meningkatkan pembangunan di Sumatera Utara (Sumut), yang tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikannya pada saat membuka Rapat Evaluasi Realisasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provsu Tahun Anggaran 2018 (triwulan II), Selasa (17/7) di ruang rapat EWP Tambunan Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan.

Sabrina mengatakan, pembangunan Sumut sangat tergantung dengan PAD, baik itu untuk pembangunan infrastruktur dan lainnya. Kerena itu, sangat penting penyampaian realisasi PAD Sumut, yang hingga triwulan II sudah mencapai 43,96 persen, yang mana target di APBD TA 2018 sebesar Rp 5.423.541.312.359 dan realisasinya per 30 Juni 2018 sebesar Rp 2.384.335.631.847,32.

“Realisasi APBD tersebut berasal dari 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 7 BUMD, serta dari dana perimbangan dan dana transfer lainnya. Untuk itu saya berharap agar seluruh penyumbang PAD mampu secara maksimal menyalurkan restribusinya ke kas daerah, agar pembangunan Sumut bisa maksimal pula dilakukan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Sabrina juga memberi apresiasi kepada PT Kawasan Industri Medan yang sudah menyumbang PAD melebihi target, yakni sebesar 327,18 persen dimana dari target APBD sekitar Rp 1 miliar, realisasinya mencapai Rp 3,5 miliar lebih. “Saya berharap ini menjadi motivasi kepada para penyumbang APBD lainnya,”paparnya

Meski begitu, Sabrina juga memperingatkan kepada 13 OPD yang menyampaian realisasi PAD masih dibawa target yang ditetapkan. “Marilah kita mencapai target PAD, karena akan menguntungkan masyarakat pada umumnya melalui pembangunan yang anggarannya berasal dari restribusi kita,” tegasnya.

Hadir pada acara tersebut, Asisten Administrasi Umum dan Aset Zonny Waldi, serta sejumlah perwakilan OPD dan BUMD.**