Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah menghadiri kegiatan Silaturrahmi dengan Organisasi Masyarkat se-Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar Lantai 2 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Rabu (3/10/2018). Dengan silaturrahmi ini diharapkan dapat mewujudkan Sumatera Utara yang maju, beriman dan bermartabat. (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu : Veri Ardian)

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur Musa Rajekshah mengajak seluruh rakyat untuk bersama-sama memperbaiki provinsi Sumut menjadi lebih maju, beriman dan bermartabat. Karenanya, antara pemimpin dan yang dipimpin, harus timbul rasa saling percaya.

Hal itu disampaikan Gubernur saat kegiatan Silaturahmi Gubernur-Wakil Gubernur bersama Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) se-Sumut dengan tema ‘Menjalin Silaturahmi Dalam Rangka Mewujudkan Sumut yang Maju, Beriman, dan Bermartabat’ di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (3/10).

Hadir diantaranya mewakili Ormas, Ketua FKUB Sumut H Maratua Simanjuntak serta tokoh Agama, pemuda serta tokoh masyarakat lainnya. “Di awal-awal kami dilantik, kami memang ingin ketemu dengan ormas yang ada di Sumatera Utara,” ujar Gubernur.

Dalam sambutannya, Gubernur Edy Rahmayadi menyampaikan rasa hormat sekaligus mengharapkan kepada semua unsur masyarakat untuk memberikan izin dan kesempatan bekerja membenahi Sumatera Utara. Mengingat dalam beberapa waktu terakhir, kondisi provinsi besar ini menurut Gubernur sangat perlu dipahami dan diperbaiki.

“Saya lihat kondisinya (Sumut), semakin banyak yang kita pelajari, semakin banyak yang harus kita benahi. Ini pekerjaan rumah kita semua,” sebut Edy.

Karenanya Edy mengimbau, agar semua lapisan dan struktur masyarakat, harus akur dan saling membangun komunikasi yang baik. Bagaimana ketegasan sangat diperlukan guna menjadikan Sumut lebih baik di masa mendatang.

“Yang pasti, hitam itu tetap hitam, dan putih tetap putih. Kita jelas, mau dibawa kemana Sumut ini. Kalau mau kita perbaiki, mari sama-sama kita perbaiki,” tegas Edy, yang tetap berharap dukungan seluruh masyarakat untuk Sumut bermartabat.

Sebab katanya, tidak mungkin satu sisi mengerjakan perbaikan, sementara pihak lain menghancurkan. Untuk itu juga, dirinya menekankan bahwa, harus lebih banyak yang dikerjakan dari yang didiskusikan atau dibicarakan. Meskipun diakuinya, kontestasi Pilkada lalu, memunculkan perbedaan pandangan dan pilihan.

“Sekarang itu tidak ada lagi (kontestasi selesai). Sekarang apa yang harus kita kerjakan. Saya yakin kalau dibantu dan dibina, kita bisa memperbaiki Sumut,” jelasnya.

Satu hal yang menurutnya sangat penting untuk mencapai tujuan perbaikan tersebut adalah kepercayaan antara pemimpin dan yang dipimpin. Khususnya dalam forum seperti silaturahmi bersama Ormas ini, terbuka untuk memberikan saran dan masukan.

“Jadi antara pemimpin dan yang dipimpin, harus ada rasa percaya. Dalam forum seperti ini, silahkan kalau dan yang keliru atau saran dari masyarakat, kita bicarakan. Terpaksa kalau sudah diputuskan, harus kita laksanakan,” katanya.

Edy pun menyebutkan rasa prihatin atas kondisi masyarakat yang masih sulit dalam perekonomian. Bahan dirinya mengaku bersedih di tengah ‘surga kecil’ yang menurutnya dititipkan Tuhan di Sumut, kehidupan rakyat terlihat kurang sejahtera.

Mewakili Ormas se-Sumut, Ketua FKUB Provinsi H Maratua Simanjuntak menyampaikan harapan mereka kepada Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, sebagai pemimpin untuk bisa mewujudkan provinsi maju, beriman dan bermartabat. Karena itu pihaknya menunggu konsep dalam mengarahkan organisasi kemasyarakatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)

“Harapannya agar para pemimpin bisa membuat kami lebih tegar. Semoga silaturahmi ini tidak putus sampai membuahkan Sumut yang bermartabat,” pungkasnya.

Usai sambutan, sejumlah perwakilan dari berbagai ormas di Sumut pun menyampaikan harapan dan masukan kepada Gubernur-Wakil Gubernur agar bisa mendorong kemajuan sekaligus penyelesaian masalah yang dihadapi rakyat. *