Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah menerima kunjungan Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Heather Variava dan Konsul Ameika untuk Sumatera Juha P Salin di ruang kerjanya Lantai 9 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Rabu (19/9/2018). Wagubsu berharap Sumut dan Amerika jajaki lebih banyak potensi kerjasama di masa depan. (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu : Veri Ardian)

MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah berharap Sumut dan Amerika Serikat akan menjajaki lebih banyak potensi kerja sama di masa depan. Khususnya yang berkaitan langsung dengan perekonomian masyarakat kecil.

“Salah satu impian kami dengan Pak Gubernur untuk Sumut itu adalah menyejahterakan daerah-daerah, khususnya yang masih tertinggal. Selain itu, kita ingin mengembangkan perekonomian masyarakat, baik itu pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan perdagangan,” ujar Wagub Musa Rajekshah saat menerima rombongan Konsulat Jenderal Amerika untuk Sumut di ruang kerjanya, Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (19/9).

Untuk itu, Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck menyampaikan sangat menyambut baik jika Amerika memiliki keinginan untuk bekerja sama. Selain tentang perekonomian masyarakat, Ijeck juga berharap Amerika bisa membantu mengembangkan pariwisata di Sumut, terutama Danau Toba.

“Danau Toba ini adalah salah satu program pariwisata yang juga menjadi prioritas nasional. Harapannya, di masa depan Danau Toba bisa menjadi Bali-nya Sumut. Kami tentunya akan merasa sangat terbantu jika Konsulat Jenderal Amerika bisa membantu kami mempromosikan keindahan pariwisata Sumut di luar negeri,” katanya.

Ijeck mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan berupaya untuk menyusun program yang mendukung pengembangan pariwisata Danau Toba, termasuk salah satunya tentang hospitality. Hospitality, kata Ijeck, dianggap penting karena amat menentukan betah tidaknya turis berlibur di Sumut. Juga, menentukan kesan dan citra Sumut bagi pendatang.

BACA JUGA  Pemprovsu Dukung Kegiatan PAPPRI Sumut

“Hospitality dan infrastruktur tentunya. Kemudian, penting juga untuk mengedukasi masyarakat agar lebih terbuka dengan pendatang. Jika pariwisata Danau Toba berkembang dan terkelola dengan baik, mudah-mudahan akan menyejahterakan masyarakat di sekitar area wisata juga dan berdampak pada wisata-wisata lainnya di Sumut,” jelas Ijeck.

Edukasi penting lainnya yang juga dibutuhkan di tengah masyarakat, kata Ijeck, adalah edukasi di bidang pertanian. “Sumut ini adalah daerah agraris. Hanya saja, kurang berkembang karena para petani masih butuh banyak bimbingan dan bantuan dari kita. Kita bantu kontrol harga pasar agar petani kita tidak dirugikan,” ucapnya.

Sementara itu, Heather Variava, Wakil Duta Besar Amerika untuk Indonesia memaparkan bahwa Amerika memiliki banyak perusahaan yang berpengalaman di bidang agribisnis, pengelolaan pangan, kewirausahaan, pengembangan wisata dan infrasturktur.

“Kami dengan senang hati bersedia membantu dan bekerja sama. Kita hanya perlu menjajaki kerja sama apa saja yang paling dibutuhkan. Selama ini, hubungan Amerika dan Sumut sudah sangat baik, di masa depan mari tingkatkan dengan lebih kerja sama lagi,” harapnya.

Variava juga memuji Wagub Ijeck yang memiliki latar belakang bisnis dan kini terjun di bidang pemerintahan. Menurutnya, dengan latar belakang seperti itu, Ijeck mampu memberi perspektif baru dan pandangan segar di dunia pemerintahan.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Nouval Makhyar SH, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Ir H Irman MSi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Ir Arief Sudarto Trinugroho, Konsul Amerika untuk Sumut Juha P Salin, Wakil Konsul Amerika untuk Sumut Jessica Panchatha dan staf.**

BACA JUGA  Berhasil Raih Lima Besar Penelitian di NASA, Wagubsu Bangga Prestasi Pelajar Sumut