Penjabat Gubenur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs. Eko Subowo, M.BA menerima kunjungan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut Temazaro Zega dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dr. Ria Nofida Telaumbanua, M.Kes di ruang kerjanya Lantai 10 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Kamis (28/6/2018). Pertemuan ini merupakan persiapan Peringatan Hari Keluarga Nasional ke XXV Tahun 2018 (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu : Veri Ardian)

MEDAN – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) rencananya ikut memeriahkan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV Tahun 2018 di Kawasan Megamas Kota Manado, Sulawesi Utara, pada 7 Juli 2018. Diharapkan perwakilan Sumut memperoleh penghargaan di event nasional tersebut

Hal itu terungkap ketika Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA menerima kunjungan kerja Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut Drs Temazaro Zega MKes di ruang kerjanya, Lantai X Kantor Gubsu, Jalan P Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (28/6).

Temazaro Zega menyampaikan, Harganas kali ini mengusung tema “Hari Kita Semua” dengan pesan kunci “Cinta Keluarga, Cinta Terencana”. Kegiatan yang rencananya dihadiri Presiden Joko Widodo akan diisi sejumlah kegiatan yang bertujuan mempererat keharmonisan keluarga nasional.

Diantaranya seminar, jambore keluarga Indonesia, pelayanan KB kesehatan (RIK IVA), pernikahan massal, donor darah, sarapan bersama keluarga, taman keluarga, bantuan sosial dan beasiswa, aneka lomba, temu kader dan pengelola program KKBPK, gelar dagang dan pameran, aksi remaja generasi berencana, ekspos pendataan keluarga, olahraga dan seni budaya, penghargaan, hingga road show.

Dijelaskannya, Sumut juga ikut menyemarakkan kegiatan Harganas tahun ini. Kabupaten Deli Serdang dan Kota Binjai mewakili Sumut mendapat penghargaan Satya Lencana Pembangunan Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga dari BKKBN yang akan diberikan pada puncak peringatan Harganas di Manado. “Karena dinilai Kabupaten Deli Serdang dan Kota Binjai mempunyai komitmen tinggi dalam mendukung program pemerintah pusat yakni program Keluarga Berencana,” ujarnya.

Sementara itu Pj Gubsu Eko Subowo yang didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP-KB) dr Ria Nofida Telaumbanua MKes dan Kabag Humas Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Dra Indah Dwi Kumala sangat mengapresiasi kabupaten/kota yang turut serta dalam penilaian penghargaan Satya Lencana Pembangunan Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. “Semoga ada perwakilan Provinsi Sumut yang akan memperoleh penghargaan di event nasional tersebut,” ucapnya.

Harganas ini diperingati sebagai penghargaan kepada seluruh keluarga-keluarga di Indonesia. Keluarga adalah tempat pembentukkan karakter anak bangsa. Dari keluargalah akan tercipta para generasi penerus bangsa yang nantinya akan mempimpin negara ini kedepannya.

Peringatan ini juga sebagai ajang Sosialisasi Program KB “Dua Anak Cukup” kepada seluruh masyarakat Indonesia, sehingga dapat mengantisipasi ledakan penduduk serta program pengedalian peningkatan jumlah penduduk setiap waktunya. “Mari kita sukseskan Harganas baik di tingkat nasional maupun tingkat provinsi,” ajak Eko Subowo.

Kadis PP-KB Ria Nofida Telaumbanua juga menyampaikan, selain mengikuti Harganas di Manado 7 Juli mendatang, Dinas PP-KB telah melaksanakan program Pemerintah Pusat yang dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 14 Januari 2016, yakni mendirikian “Kampung KB”.

“Ini merupakan salah satu senjata pamungkas baru pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan, yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas,” ujarnya.

“Program ini juga meminimalisisr tingkat laju pertumbuhan penduduk (LPP) di Sumut yang masih diatas rata-rata target nasional sebesar 2,1 persen, sementara Sumut sendiri sebesar 2,9 persen. “Kita urutan ketiga tingkat laju pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi di Indonesia di bawah Provinsi Papua dan NTT,“ kata Ria.