MEDAN – Gubsu Dr. Ir. HT. Erry Nuradi, MSi dilantik menjadi Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Sumatera Utara Periode Tahu 2017 – 2022, Senin (26/2) di aula Raja Inal Siregar Lt. 2 Kantor Gubsu. Gubsu langsung dilantik Ketua Umum MES Wimboh Santoso bersama pengurus wilayah MES Sumut lainnya.

Gubsu Erry pada kesempatan itu mengharapkan tahun 2018 sebagai tahun gelombang kebangkitan ketiga Gerakan Ekonomi Syariah di Sumatera Utara. “Kedepan MES Sumut akan lebih menggeliat lagi untuk mengembangkan perekonomian di Sumatera Utara (Sumut),” ujar Erry.

Sebelumnya Erry menyampaikan bahwa pada masa 2002 hingga 2004 merupakan gelombang pertama kebangkitan gerakan ekonomi syariah di Sumatera Utara.

Sedangkan gelombang kedua gerakan ekonomi syariah adalah ketika diselenggarakannya Syariah Fair bertempat di kampus IAIN Sumut (sekarang UINSU) Jalan Sutomo Medan kerjasama antara pimpinan bank Indonesia dengan IAIN Sumut. “Acara Syariah Fair tersebut di buka Wapres Jusuf Kalla dan MES wilayah Sumut dibentuk justrubdi area Syariah Fair tersebut,” kata Erry.

Kegiatan pelantikan yang dirangkaikan dengan rapat kerja wilayah MES Sumut tahun 2018 akan menghasilkan program kerja MES Sumut yang realistis. “Diharapkan program kerja MES tahun 2018 benar realistis sesua dengan tema pelantikan mengokohkan peran umat dalam ekonomi khususnya di Provinsi Sumatera Utara,” sebut Erry.

Erry juga mengajak seluruh komponen gerakan ekonomi Syariah mulai dari ulama, umara, akademisi, praktisi dan penganjur ekonomi syariah untuk bersama-sama memiliki visi yang sama dalam rangka memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi. Masyarakat. “Khususnya di Provinsi Sumatera Utara,” ucapnya.

Ketua Umum MES Pusat Wimboh Santoso pada kesempatan itu mengatakan kepengurusan Masyarakat Ekonomi Syariah sudah hadir di 26 provinsi, di 70 kabupaten/kota yang ada di Indonesia dan 4 perwakilan di luar Negeri. Dan kepengurusan di Provinsi Sumut yang pertama dilantik di daerahnya. “Ini pertama kali kami turun langsung melantik pengurus MES di daerah. Kami bangga ketuanya Gubernur Sumut,” kata Wimboh Santoso yang juga Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan.

Selanjutnya dia menyampaikan bahwa MES memprioritaskan bagaimana masyarakat syariah bisa hidup layak dan mendapatkan akses dalam berbagai kegiatan ekonomi. “Bagaimana masyarakat ekonomi syariah ini bisa mengamalkan ibadahnya sebagaimana prinsip-prinsip syariah dan prinsip ke-Islaman yang ada sehingga ke depan masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang maju, berdaulat, bersinerji, yang tentunya didukung dengan dominasi masyarakat syariah,” sebutnya.

Dia juga mengatakan bahwa MES akan terus berkomitmen bersama-sama membangun masyarakat syariah dari berbagai faktor atau sudut bukan saja dari segi keduniawian. Bagaimana mensejahterakan masyarakat, pemerataan pembangunan. Bagaimana masyarakat syariah ini bisa hidup lebih layak, lebih bagus. “Kita bukan saja membangun negara. Tetapi membangun generasi berikutnya yang berbasis syariah,” katanya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua MUI Sumut H. Abdullah Syah, para pengurus MES Pusat, Ketua OJK Regional V Sumbagut Lukdir Gultom, Sekdaprovsu Ibnu Sri Hutomo, pimpinan industri jasa keuangan, Akademisi, praktisi usaha, dan pengurus wilayah MES Sumut.