MEDAN – Mahasiswa harus mengambil peran dalam proses pembangunan di Sumatera Utara (Sumut). Sehingga percepatan pembangunan menuju Sumut yang berdaya saing dapat segera terwujud.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Dr Nurhajizah Marpaung SH MH saat menerima audiensi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Sumatera Utara (USU) di ruang kerja Wagubsu, Lt.9 Kantor Gubsu, Kamis (5/4). “Pembangunan di daerah ini juga butuh peran dari mahasiswa,” ujarnya.

Wagubsu Nurhajizah Marpaung mengatakan, salah satu upaya untuk mengubah Sumatera Utara adalah dengan berorganisasi. “Organisasi adalah suatu hal yang penting. Organisasi bisa menjadi sebuah pembelajaran,” katanya.

Menurutnya, bukan hanya mahasiswa, ibu rumah tangga sekalipun mesti berorganisasi. Karena organisasi bisa memberikan sebuah pengalaman. “Guru yang mahal adalah pengalaman,” jelasnya.

Disampaikan juga, untuk percepatan pembangunan, daerah ini harus bebas narkoba. Masalahnya, saat ini Sumut merupakan provinsi ranking pertama minus narkoba setelah Jakarta. “Narkoba bisa membuat anak muda produktif yang seharusnya bisa memajukan provinsi Sumatera Utara menjadi rusak,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata Wagubsu, telah dibuat program anak muda yang menjadi narkoba. “Saya pernah berkunjung ke penjara yang isinya banyak pemuda yang menggunakan dan menjual narkoba, terutama generasi usia produktif. Agar sembuh, kita memberi mereka pelatihan dan mengajak mereka bekerja,” ungkapnya.

Pelatihan yang diadakan berupa menanam sayur, memelihara ikan, dan lain sebagainya. Menurutnya pengguna narkoba harus diajarkan keterampilan. “Orang salah itu tidak seharunya dimatikan, kita bangkitkan kembali,” katanya.

Selain itu, pengguna narkoba adalah korban dan seharusnya direhabilitasi. “Setelah sembuh jangan kita pindahkan sekolahnya. Biar sembuh. Karena anak sekolah itu adalah pengganti kita, siapa lagi pengganti kita kalau bukan dia,” katanya.

Menanggapi itu, Ketua PMII Kota Medan Abdul Manan menyebut peredaran narkoba sangat berbahaya. Apalagi di lingkungan kampus. Menurutnya pengedar narkoba benar-benar memanfaatkan lingkungan kampus.

Disampaikan juga, PMII Komisariat USU bermaksud ingin mengundang Wagubsu pada pelantikan pengurus yang baru. “Kami sangat berharap Ibu Wagubsu dapat berkenan hadir di acara tersebut,” ujarnya.

Turut hadir dalam audiensi itu, Sekretaris Umum PMII Medan Ali Rahman Sihombing, Ketua Komisariat PMII USU Bukhori Wibowo, Sekretaris komisariat PMII USU Muhammad Iqbal, dan Biro Kaderisasi Komisariat PMII USU Fadhli Nouval Lubis. Sedangkan Wagubsu didampingi perwakilan Dispora Sumut.**