MEDAN – Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) terkait perjanjian kinerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprovsu.

Kamis (31/5) kemarin, seluruh  pegawai baik ASN maupun Non ASN  menandatangani  perjanjian kinerja di depan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu  yang dirangkai dengan buka puasa bersama di  Royal  Suite Condotel Jalan Palang Merah No. 1 Medan.

“Alhamdulilah,  sesuai  dengan intruksi Gubernur tentang tindaklanjut perjanjian kinerja  ke seluruh pegawai, kitalah salah satu biro yang sudah melaksanakannya,” ujar Kabiro Humas dan Keperotokolan Setdaprovsu Ilyas Sitorus.

Sesuai Perpres 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Aparatur (SAKIP) serta Permenpan 53/2014 selaku petunjuk teknisnya, perjanjian kinerja berisikan dari pimpinan yang lebih tinggi kepada bawahannya untuk melaksankan program/kegiatan disertai indikator kinerja sebagai penetapan kinerja.

Dokumen itu juga sebagai wujud komitmen antara penerima dan pemberi amanah untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, tranparansi dan kinerja aparatur. “Jadi perjanjian kinerja  juga berfungsi sebagai tolok ukur kinerja untuk dasar evalusasi kinerja aparatur, soal berhasil tidaknya pencapaian tujuan, maupun menjadi dasar penetapan sasaran kinerja pegawai,” ujarnya.

Ilyas juga mengingatkan jajarannya bahwa dokumen perjanjian kinerja yang telah ditantatangani itu bukan sekedar formalitas tanpa konsekuensi. Sebaliknya, tandatangan itu juga menjadi janji kepada diri sendiri yang secara moral akan diperkuat itikad dan komitmen untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai ketentuan berlaku.

“Tak hanya di ASN, yang non ASN juga karena kita di Biro Humas bukan biro yang kurang kerjaan, karena Sabtu dan hari libur kita tetap masuk dan bekerja mendampingi pimpinan. Inilah bedanya biro kita dengan yang lain,” tegasnya.

Sementara itu, Ahmad Tarigan selaku perwakilan dari PT Nabila Cahaya Abadi sebagai perusahaan yang mempekerjakan para pegawai di Humas dan Keperotokolan berharap agar seluruh pegawainya mentaati jam kerja di Pemprovsu. “Jangan sampai jam kerjanya tak beraturan dan masuknya lebih siang dari yang PNS. Makanya saya harap  untuk membuat laporan kerja yang selama ini kita toleransi,” harapnya.

Selain itu, lanjutnya, dengan acara buka puasa bersama ini akan menjalin rasa kekeluargaan satu sama lain, yang selama ini tidak pernah kenal.  “Ini adalah momen yang tepat untuk kita saling kenal,” katanya.**