Kedua belah pihak mengadakan pertemuan Pembahasan Rancangan Draf Kerjasama (MoU) antara Pemerintah Aceh dan Provinsi Sumatera Utara.

MEDAN – Pemerintah Aceh dan Provinsi Sumatera Utara berniat membuat kesepakatan menjadi tuan rumah bersama PON XXI tahun 2024. Kedua belah pihak mengadakan pertemuan Pembahasan Rancangan Draf Kerjasama (MoU) antara Pemerintah Aceh dan Provinsi Sumatera Utara menjadi tuan rumah bersama PON XXI tahun 2024, Selasa (29/8) di ruang Beringin Lt 8 Kantor Gubsu.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Ibnu S Utomo mengatakan, ini merupakan suatu niat bersama yang sudah lama diinginkan kedua Provinsi. Untuk menindaklanjuti niat bersama tersebut Sekdaprovsu menyampaikan, kedua belah pihak mengadakan pertemuan yang akan membahas draft kesepakatan bersama yang akan dibuat yang nantinya akan ditandangani.

“Dalam kesepakatan bersama (MoU) ini kita setara dan ini merupakan salah satu langkah kita untuk memperjuangkan Aceh dan Sumut Tuan Rumah Bersama PON XXI tahun 2024,” ujar Ibnu S Utomo.

Hadir pada pertemuan tersebut Jajaran Dinas Pemuda dan Olah Raga Aceh dan Provsu, Inspektorat Aceh, Badan Keuangan Aceh, KONI Sumut dan KONI Aceh, Kepala Biro Otonomi Daerah Provsu Basarin dan jajaran.

Hal yang sama juga disampaikan Kadispora Aceh Drs Asnawi, bahwa keinginan untuk menjadi tuan rumah bersama PON XXI juga merupakan niat dari pemerintah Aceh. Pemerintah Aceh dalam hal sependapat dengan pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Dalam mendukung keinginan tersebut pihaknya mengusulkan agar dibuat dokumen tertulis dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam hal ini Gubernur Sumatera Utara dan DPRD Provinsi Sumatera Utara perihal pernyataan sikap (keinginan) tentang menjadi tuan rumah bersama.

“Hal ini juga dalam rangka mendukung dasar pembahasan dan kajian untuk menuju tuan bersama, sehingga nantinya persiapan-persiapan yang dilakukan dan hal-hal negatif yang muncul di kemudian hari,” ujarnya.

Sementara Kepala Biro Otda dan Kerjasama Setdaprovsu Basarin Yunus Tanjung, menyampaikan pada pertemuan kedua belah pihak itu juga untuk meminta masukan dan koreksi dari pemerintah Aceh.

“Mohon masukan dan koreksi dari pemerintah Aceh. Dan ini untuk mewujudkan keinginan bersama menjadi tuan rumah PON XXI. Setelah diadakan pembahasan dan kesepakatan tentang draft yang akan dibuat. Maka kedua belah pihak merencanakan akan mengadakan penandatangan kesepakatan bersama tersebut pada 11 September 2017 di Aceh,” kata Yunus.