MEDAN – Gubsu Tengku Erry Nuradi mengharapkan Televisi Republik Indonesia (TVRI) dapat  menjadi garda terdepan sebagai lembaga penyiaran, dengan mengangkat konten-konten lokal yang bermutu, mendidik, menghibur dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Hal itu diungkapkan Gubsu Erry pada saat perayaan hari jadi TVRI Sumut yang ke-47 di studio 2 stasiun TVRI Sumut, Kamis (28/12) sore. Turut hadir dalam kesempatan itu Dewan Pengawas LPP TVRI, Maryuni Kabul Budiono, Direktur Umum LPP TVRI, Tumpak Pasaribu, Kepala TVRI Sumut, Zainuddin Latuconsina, mewakili FKPD Provsu, Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution dan Kepala LPP RRI Medan, Fery Tobing.

Dalam kesempatan itu, Gubsu mengucapkan selamat ulang tahun dan diharapkannya momentum ulang tahun ini dapat meningkatkan kualitas siaran dan persebaran informasi kepada masyarakat luas, khususnya masyarakat Sumut.

Erry juga mengatakan, sebagai Lembaga informasi public, TVRI dapat lebih berperan dalam memperkokoh identitas budaya, sebagai sarana edukatif, sekaligus media penghubung dalam merajut dan menjalin persatuan dan kesatuan bangsa.

“Itulah sebabnya, Pemprovsu hingga hari ini tetap bangga kepada TVRI sebagai bagian penting dan salah satu ujung tombak penyampaian berbagai informasi pembangunan, pemerintahan dan pembinaan masyarakat,” papar Erry.

Dikatakan Erry, hingga saat ini memang masih banyak daerah yang belum terjangkau siaran TVRI Sumut, apalagi Sumut memiliki 33 kabupaten/kota. Oleh karena itulah, diharapkannya TVRI Sumut dapat melayani hingga ke pelosok.

“Sejak mengudara hingga saat ini, TVRI telah konsisten melaksanakan program siaran pembangunan. TVRI juga berperan penting dalam mensosialisasikan kebijakan pemeirntah. Program TVRI juga membangun karakter bangsa dan jati diri bangsa dengan keragaman acara yang edukatif,” terangnya.

Namun dengan hadirnya televisi swasta akan menjadi tantangan tersendiri bagi TVRI. Untuk itu diharapkan TVRI dapat lebih kreatif dengan menghadirkan konten-konten lokal yang bermutu sehingga dapat diterima oleh masyarakat luas. “Sumut memiliki 33 kabupaten/kota. Kalau setiap hari, kalau setiap hari ada siaran khusus dari masing-masing daerah, tentu ini dapat menggali potensi yang ada. Tentunya jangkauan TVRI Sumut juga harus diperluas hingga dapat melayani semua masyarakat,” kata Erry.

Kepala TVRI Sumut, Zainuddin Latuconsina mengatakan, melalui tema hari jadi TVRI Sumut, “47 tahun ku berjalan”, pada hakekatnya menggambarkan betapa saratnya perjuangan yang telah dilakukan insan TVRI dalam membangun TVRI sebagai media pemersatu bangsa.

“TVRI Sumut kini terus berbenah, menata diri terutama untuk memperluas jangkauan siaran televise digital untuk meningkatkan kemampuan meyatukan potensial pemirsa televise, baik yang berada di rumah maupun pemirsa di luar rumah yakni melalui media mobile selular maupun laptop,” kata Zainuddin.

Untuk mendukung jangkauan ini, lanjutnya, pemancar digital TVRI Sumut sudah dibangun di wilayah Sumut mencapai 6 unit. Pemancar full digital ini berada di Bandar baru dan Sibolga. Selebihnya, pemancar dual cast berada di Simarjarunjung, Gunung Sitoli, Padang Sidempuan dan Parapat.

“Komitmen untuk berubah ke arah yang lebih baik akan selalu menjadi modal utama kami dalam menjadikan TVRI sebagai media public. Dari public, oleh public dan untuk public,” terang Zainuddin.