Sejumlah pengunjung bersuka cita mengabadikan kegembiraan mereka usai menyaksikan dan memberikan dukungan kepada para peserta final Musabaqah Maqalah Al Quran (MMQ) di Gedung Sumekto Djajanegera, Akademi Pariwisata Medan, Kamis (11/10).

MEDAN – Pelaksanaan lomba MTQN XXVII Sumatera Utara Cabang Musabaqah Maqalah Al Qur’an (MMQ atau M2IQ) berakhir dengan menampilkan 6 finalis putra dan putri, Kamis (11/10) di Akademi Pariwisata Gedung Sumekto Djajanegara Jl. RS Haji Pancing.

Setiap peserta diberikan waktu 5 menit untuk menyampaikan makalahnya dan 15 menit waktu untuk tanya jawab dari 11 Dewan Hakim (2 panitera). Perlombaan ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIB berakhir sekitar pukul 11.00 WIB.

Namun,ada hal yang menarik, usai perlombaan dan saat Dewan Hakim masih bersiap masuk ke ruangan, para penonton yang umumnya mahasiwa dan pelajar spontan mengerubungi para peserta untuk berfoto bersama. Suasana yang sebelumnya kelihatan tegang berubah menjadi riuh. Peserta yang tidak menyangka diajak berfoto juga terlihat kaget tapi tetap ramah menyalami para penonton.

“Terkejut juga. Saya pikir mau ada apa penonton datang ke depan jumpai kami. Rupanya mau foto bersama. Senang rasanya,” kata peserta putra asal DKI Jakarta.

Seorang ibu asal Banten juga senang melihat anaknya yang menjadi finalis berfoto dengan para penonton. “Macam artis anak saya, senang melihatnya,” ungkap ibu yang berasal dari Banten dengan senyum.

Pantauan di lapangan para penonton ada yang minta foto berdua dengan peserta, foto bareng dan ada yang berswafoto. “Senang dapat berfoto dengan peserta. Mereka ramah dan pintar- pintar ya,” ungkap salah seorang mahasiwi asal UIN Sumatera Utara setelah foto berdua dengan peserta putra dari Medan.

Menanggapi foto berdua itu, salah seorang penonton lainnya dengan berseloroh mengatakan, “Boleh foto berdua tapi jangan dibawa pulang pesertanya, ya”. Komentar seloroh dari kawannya tersebut, dibalas dengan senyum.

Melihat anutiasnya penonton yang melakukan foto bersama itu. Tidak ketinggalan beberapa panitia juga mengajak peserta untuk foto bersama. “Lihat peserta foto dengan penonton, awak foto jugalah dengan peserta. Fotokan kami dulu bang,” katanya kepada penulis yang berfoto dengan beberapa peserta.

Bahkan, pendamping peserta yang melihat foto bersama tersebut, dengan sabar menunggu. “Senang melihat penonton dari Medan ini yang foto bersama. Kamipun hanya melihat dan menunggu selesai mereka berfoto,” kata seorang bapak yang mendampingi peserta dari Sumatera Barat.

Keriuhan foto bersama tersebut baru selesai sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah itu, para penonton berangsur pulang begitu juga dengan peserta kembali ke penginapan masing masing.