DELI SERDANG –  Kedatangan Ustadz Maulana ke Masjid Al-Jihad Sei Semayang Deli Serdang, Sabtu (30/12) disambut meriah ribuan jemaah. Dirinya bahkan mengaku membatalkan kunjungannya ke Malaysia dan Makassar karena undangan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr HT Erry Nuradi yang menurutnya adalah pemimpin yang peduli persoalan keummatan.

“Harusnya saya hari ini di Malaysia, kemudian ke Makassar. Tetapi saya pilih Sumatera Utara, karena Gubernurnya paten. Memberikan bantuan kepada rumah-rumah ibadah, bukan di kabupaten ini saja, tetapi seluruh Sumatera Utara,” sebut Ustadz Maulana saat memberikan ceramah pada Tabligh Akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Karena itu dirinya yang memenuhi undangan tersebut, bahkan bersedia memberikan ceramah di beberapa kabupaten/kota lainnya di Sumut, setelah beberapa pekan sebelumnya juga telah mengisi tausiah di empat daerah yakni Binjai, Langkat, Medan dan Deli Serdang, termasuk juga tahun-tahun sebelumnya.

“Saya sudah pernah ke Deli Serdang dan beberapa daerah lainnya, diajak pak Tengku Erry. Setelah ini, saya akan roadshow lagi ke kabupaten lain,” katanya.

Ustadz Maulana yang hadir bersama Plt Sekdaprov Sumut Ibnu Hutomo dan Kabiro Binsos Muhammad Yusuf, mengaku senang dapat hadir menyaksikan langsung bagaimana kepedulian yang ditunjukkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) untuk membantu masyarakat khususnya pengurus Masjid dan Bilal Mayit di Sumut.

“Inilah bentuk kepedulian dan kecintaan beliau (Tengku Erry Nuradi) kepada masyarakat Sumut. Sudah sepantasnya kita juga berterimakasih karena Gubernur, sangat memperhatikan rakyatnya,” sebutnya lagi.

Meskipun ceramahnya tanpa dihadiri Tengku Erry, namun Ustadz Maulana tetap menunjukkan semangat dan apresiasinya, karena bantuan yang diberikan sangga membantu pembangunan rumah ibadah, terutama guna memakmurkan masjid.

“Mungkin jumlahnya ada yang Rp100 juta hingga Rp40 juta tergantung kebutuhannya. Tetapi bukan masalah jumlah, melainkan perhatiannya. Sama seperti saya yang diberikan keringanan untuk menjamak salat, sebagai musafir, harus menerimanya. Makanya kita jangan minta, tetapj kalau dikasi, jangan menolak,” tegas Maulana.

Sementara dalam sambutannya, Plt Sekdaprov Sumut Ibnu Hutomo menyampaikan salam Gubernur Sumut Dr HT Erry Nuradi kepada ribuan jamaah yang hadir. Dirinya juga meminta maaf, karena Gubernur mendapat panggilan keluar kota, sehingga tidak dapat menyapa rakyat secara langsung di Masjid Al-Jihad, Sei Semayang, Deli Serdang.

“Beliau menitip salam kepada kita semua di sini, karena tadi pagi Pak Tengku Erry mendapat panggilan tugas ke Jakarta,” sebut Ibnu disambut tepuk tangan seluruh jamaah yang memadati halaman masjid.

Dalam momentum tersebut, Ibnu yang hadir mewakili Gubernur, menyerahkan bantuan kepada sejumlah rumah ibadah dan bilal mayit. Bantuan tersebut dapat direalisasikan setelah sebelumnya disetujui oleh DPRD Sumut.
Sebelumnya, ribuan warga dari 6 Kecamatan di Belawan menghadiri tausiah Ustad Muhammad Nur Maulana pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ,Sabtu (30/12) di Mesjid Taqwa Jalan Stasiun Kampung Salam Belawan.

Pada kesempatan itu Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kadis Komunikasi dan Informasi Provsu Fitrius meyampaikan pesan Gubsu silaturahmi sangat baik dijalin baik itu warga juga pimpinan dengan masyarakat.

Selain itu amalan dalam kehidupan sangat baik dikerjakan termasuk silaturahmi ,” Sebagai umat muslim yang bertakwa juga menjalin tali silaturahmi baik dari pemerintah dengan masyarakat seperti saat ini, bagitu juga antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pemkab/Pemko di Sumut, sinergitas sangat penting karena untuk memajukan pembangunan di Sumut,” ujarnya.

Sementara para ulama dan umaro juga berperan penting memberi pendidikan agama kepada umat.