MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr Hj Nurhajizah Marpaung mengingatkan kepada mahasiswa sebagai generasi muda untuk membiasakan diri disiplin terhadap waktu. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Pleno Badko HMI Sumut di komplek Gedung Insan Cita Medan, Senin (15/1).

“Banyak pejabat sekarang ini, baik di pusat, provinsi maupun daerah, yang banyak berperan itu HMI (Himpunan Mahasiswa Islam),” sebut Wagub.

Dikatakannya bahwa disiplin waktu adalah satu hal utama yang harus dimiliki seorang pemimpin. Sebab lahirnya banyak tokoh-tokoh hebat, tidak bisa lepas dari bagaimana membangun kehidupan dan beraktifitas yang penuh semangat serta mengharagai setiap kesempatan yang diberikan kepada diri sendiri.

“Sumut ini sudah cukup tertinggal dibanding wilayah metropolitan lain seperti Jawa Timur dan Jawa Barat. Sehingga percepatan pembangunan di Sumut sangat penting, makanya saya selama menjabat Wakil Gubernur, terus berusaha berbuat yang terbaik dan bekerja cepat, walaupun hanya sampai beberapa bulan lagi. Karena pentingnya bekerja cepat dan menghargai setiap waktu yang ada,” sebutnya.

Dengan begitu lanjut Wagub, mahasiswa khususnya yang tergabung di HMI untuk memantaskan diri dengan memupuk kualitas, kemampuan serta disiplin diri agar siap menggantikan kepemimpinan yang ada ada saat ini, di masa mendatang. Karenanya sangat diperlukan kerja keras dan tidak menunggu sesuatu datang dari luar, tetapi mengejar ketertinggalan dari orang lain.

“Siapa yang akan mengganti para pemimpin-pemimpin nanti kalau tidak kalian yang muda-muda ini. Jadi biasakan disiplin, jangan berleha-leha. Tanya diri sendiri, apakah kita layak menjadi pemimpin, bukan orang lain,” kata Nurhajizah.

Untuk itu, Nurhajizah mengajak para kader HMI untuk bersiap menghadapi tantangan di masa mendatang, membangkitkan semangat, serta menggali potensi dalam diri. “Ingat, jabatan itu bukan untuk dibanggakan. Tetapi bagaimana kita bisa berbuat yang terbaik untuk kepentingan bersama. Jangan lupa juga, perbaiki hubungan dengan Allah, dan perkuat hubungan sesame manusia,” katanya.

Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumut Septian Fujiansyah Chaniago mengatakan bahwa pelno yang mereka gelar merupakan bagian dari agenda organisasi yang telah dirancang. Satu diantara pembahasan yang akan dilakukan di ruang pertemuan tersebut adalah soal isu strategis mengenai pesta demokrasi di 2018 serta menjelang perhelatan Pemilu 2019.

“Nantinya diskusi yang kita lakukan bersama dengan seluruh Pengurus Cabang HMI yang ada di Sumut, diharapkan menghasilkan rekomendasi untuk disampaikan kepada publik, sesuai dengan indikator yang diterapkan dalam pertemuan rapat pleno ini,” sebutnya.

Usai membuka Rapat Pleno tersebut, Wagub juga menyampaikan komitmen untuk membantu menambah fasilitas pengeras suara di yang dapat digunakan dalam setiap agenda pertemuan internal maupun lainnya di Gedung Insan Cita tersebut.