Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menghadiri buka puasa bersama Keluarga Besar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) di Masjid Ulul Albab Kampus I UIN Sumut, Jalan IAIN No. 1 Medan, Selasa (28/5/2019). Turut hadiri pada kegiatan tersebut Pangdam I BB Mayjend TNI M.S Fadhilah, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, MA, Ph.D, Rektor UIN Sumut Prof. Dr. K.H. Saidurrahman, M.Ag. (Foto : Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu / Imam Syahputra).

MEDAN – Perhatian besar Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah terhadap dunia pendidikan memunculkan harapan akan membawa provinsi ini sejahtera dan bermartabat. Karena ilmu dan iman, diyakini membawa berkah.

“Kita merasa penting terhadap dunia pendidikan. Karena mengubah sumber daya manusia (SDM) generasi mendatang, kita harus giat dalam bidang ilmu,” ujar Wagub Musa Rajekshah usai berbuka puasa bersama civitas akademika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Masjid UIN, Jalan Sutomo Medan, Selasa (28/5).

Hadir di antaranya Rektor UIN Prof Saidurrahman, Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Yudian Wahyudi, sejumlah perwakilan Ormas Islam serta dosen dan mahasiswa.

Wagub berharap pendidikan keislaman yang ada di UINSU melahirkan lulusan yang punya keilmuan dunia, sekaligus juga akhirat. Sehingga bisa diajarkan kepada umat Islam di Sumut khususnya. “Karena dengan iman dan ilmu yang baik, insya Allah Sumut ini akan aman, barokah dan sejahtera masyarakatnya,” sebut Musa Rajekshah yang akrab disapa Bang Ijeck.

Selain itu, Ijekc pun meyakini dengan peran kampus, khususnya berbasis Islam, dapat membantu menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan umat beragama di Sumut. Apalagi provinsi ini memiliki masyarakat yang heterogen yang perlu dijaga, baik dalam momentum tertentu maupun keseharian.

“Kita melihat memang untuk menjaga dan membangun bangsa, tidak segampang yang kita bayangkan. Yang terpenting adalah kita jaga keamanan dan kerukunan umat beragama. Dan dengan adanya perbedaan, mudah-mudahan Sumut bermartabat bisa terwujud,” jelas Ijeck.

BACA JUGA  Wagub Sumut Bertemu Kepala BNPB, Bahas Relokasi Koban Sinabung Hingga Penanganan Banjir Kota Medan

Sementara Rektor UIN Prof Saidurrahman menyebutkan bahwa salah satu yang terpenting adalah ukhuwah Islamiyah, yang dilanjutkan dengan ukhuwah wathaniyah dengan sesama warga bangsa. “Sekarang sudah bagus dan saling memahami antar umat beragama. Kalau ini kuat, maka kita yakin Sumut Bermartabat bisa terwujud. Dengan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah ke-Sumatera Utara-an,” pungkasnya. *