MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengharapkan Bank Indonesia bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi Sumut. Hal ini dikarenakan tahun 2018 pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 5,18 persen sudah berada di atas pertumbuhan ekonomi rata-rata nasional.

“Bahkan dari sisi inflasi Sumatera Utara cukup stabil dengan 1,23 persen,” ujar Wagub Sumut pada acara serah terima jabatan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dari Arief Budi Santoso kepada Wiwiek Sisto Hidayat di Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provsu, Jalan Balaikota Medan, Jumat (29/3).

Lebih lanjut dikatakan Wagub Sumut, Perbankan memiliki peran penting di Sumatera Utara. Semula Sumut merupakan wilayah yang berbasis ekonomi agri kini mulai memasuki ekonomi perindustrian. Hal tersebut tidak akan berkembang tanpa peran penting bank sebagai mitra pemerintah.

“Bank adalah salah satu tempat yang penting dalam lingkup pemerintahan, dimana bank adalah lokomotif dari sebuah negara atau daerah yang baik,” kata Wagub Sumut.

Selain itu, Wagub Sumut juga berpesan kepada Bank Indonesia beserta jajarannya di Sumut agar dapat memfasilitasi dan terus meningkatkan fungsi intermediasi perbankan melalui pembiayaan kepada pelaku UMKM.

Sementara itu, Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi mengharapkan, kondisi pertumbuhan ekonomi Sumatera tetap baik dan inflasi tetap berjalan stabil. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di Sumut didorong oleh sektor pengilahan dan perdagangan besar serta eceran. Begitu pun, Pemprov Sumut perlu melakukan diversifikasi dan pengembangan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

BACA JUGA  Pelantikan 3 Bupati dan Wakil Bupati

Dikatakannya, pariwisata adalah sumber pertumbuhan ekonomi baru. Selain itu pariwisata merupakan sektor yang tidak akan terpengaruh fluktuasi meski pertumbuhan ekonomi melambat. Untuk itu, Rosmaya Hadi mengharapkan Pemprov Sumut dapat mendorong akses atraksi amenitas promosi dan pelaku bisnis (3A2P) agar pariwisata Sumut khususnya Danau Toba berkembang.

“Kami bangga karena Provinsi Sumatera Utara menjadi salah satu destinasi wisata yang harus kita dorong karena termasuk 10 destinasi wisata prioritas,” kata Rosmaya Hadi.

Turut hadir pada kesempatan itu anggota DPD RI, Parlindungan Purba, Konjen Amerika Serikat Juha P Salin, perwakilan Forkopimda Provsu, Kepala perwakilan BPK RI Sumut, Vincentia Moli Ambar Wahyuni, Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution serta undangan lainnya yang turut hadir.(*)