Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah menyerahkan santunan kepada 1000 anak yatim piatu di Masjid Agung Medan, Kamis (20/9/2018). Penyerahan bantuan ini merupakan dalam rangka memperingati 10 Muharram 1440 H. (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu : Veri Ardian)

MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah menyerahkan santunan kepada 1000 anak yatim dari panti asuhan di Kota Medan dan sekitarnya, Kamis (20/9) di Masjid Agung Medan. Pemberian santunan tersebut dalam rangka peringatan 10 Muharram 1440 H oleh Badan Kesejahteraan Masjid Agung dan Yayasan Peduli Anak Yatim Sumatera Utara.

Dalam kesempatan itu, Wagub Musa Rajekshah menyampaikan bahwa menyantuni anak yatim tidak hanya dilakukan pada waktu tertentu saja. “Tapi berikan setiap hari, kalau ada rezeki untuk memberikan bantuan sedekah kepada anak yatim piatu,” ujarnya.

Pemberian santunan kepada anak yatim tersebut, menurut Musa Rajekshah, telah membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut membina anak yatim piatu di daerah ini. “Kegiatan ini sangat baik, semoga doa dan juga apa yang kita harapkan untuk Provinsi Sumatera Utara diperkenankan oleh Allah SWT, dan semoga kita semua mendapat lindungan, rahmat dan ridho Nya,” katanya.

Disampaikan juga, bahwa membantu seseorang tidak harus melihat golongannya. Sebagai pemimpin Sumut, Musa Rajekshah harus membantu semua masyarakat Sumut, terlepas dari apapun agama dan golongannya. “Tapi pada kesempatan ini, kami Islam, jadi kami melakukan kegiatan ini. Tapi saya rasa agama apapun itu, kita harus mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa, karena dengan iman yang kuat dan niat yang baik, tak tergoda rayuan untuk mengambil bukan haknya, dekatkan diri kita dan menjalankan ibadah sesuai agama masing masing,” katanya.

Jika semua masyarakat Sumut mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, maka yang muncul hanya kebaikan untuk daerah. “Mudah-mudahan ini jadi harapan kita dan diikuti semua masyarakat Sumut. Kami mencoba belajar dan mengajak kawan-kawan berbuat yang baik, bukan hanya untuk hari ini tapi untuk anak cucu kita,” pesan Musa Rajekshah.

Selain itu, Musa Rajekshah juga mengharapkan doa dan dukungan kepada anak yatim, agar dapat menjalankan amanah memimpin Sumut dengan baik. “Semoga juga, Masjid Agung dapat selesai dengan tepat waktu. Sebentar lagi, kita juga akan menerima tamu dari seluruh Indonesia, saya minta kepada kita semua agar dapat menyambut dan mendukung MTQ Nasional agar sukses pelaksanaannya, juga sukses menjadi juara umum,” katanya.

Ketua Pengurus Badan Kesejahteraan Masjid Agung Azwir Azis Lubis mengatakan santunan kepada 1000 anak yatim tersebut merupakan upaya untuk memuliakan anak yatim. Selain itu, santunan tersebut bertepatan dengan tanggal 10 Muharram. “Saya berterima kasih kepada para donatur yang telah menyumbangkan hartanya kepada anak yatim. Dan memberikan sedekah pada orang-orang di sekitar kita. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini akan terus berlanjut, tidak hanya hari ini,” ujarnya.

Sementara itu, para anak yatim yang datang dari sejumlah panti asuhan di Kota Medan dan sekitarnya, tampak cerai. Selain mendapat santunan, mereka juga dijamu makan siang bersama oleh BKM Masjid Agung.

Turut hadir pada kesempatan tersebut OPD Provinsi Sumatera Utara, para donatur, pengurus Yayasan Peduli Anak Yatim, pengurus Badan Kesejahteraan Masjid Agung dan undangan lainnya.**