Wakil Gubernur Sumatera Utara Dr. Hj. Nurhajizah Marpaung, SH, MH Membuka Membuka Dialog Produk Halal Dengan Kontainer Halal Menembus Pasar Dunia yang diselenggarakan oleh DPP Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) di Hotel Aston Medan, Kamis (31/5/2018)

MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu)   Dr Hj Nurhazijah Marpaung SH MH mendukung rencana Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumatera Utara (Sumut) untuk meluncurkan kontainer halal. Hal ini disampaikannya saat membuka acara Dialog Produk Halal dengan Kontainer Halal Menembus Pasar Dunia, di Aston Hotel Medan, Kamis (31/5).

Wagubsu Nurhajizah menilai bahwa produk halal memiliki peluang pasar yang sangat besar seiring dengan bertambahnya populasi umat Islam di dunia. Untuk menjamin kualitas dan daya saing produk halal di pasar global, kontainer merupakan salah satu logistik penting yang harus diperhatikan.

“Produk halal itu maksudnya proses pengelolaan produk dan aliran material di seluruh rantai pasok sesuai dengan standar halal. Termasuk memastikan kontainer yang membawa produk tersebut halal, artinya tidak terkontaminasi dengan produk atau material lain yang non halal, ” ujarnya.

Selain itu, menurutnya, bahwa kontainer yang sudah bersertifikasi halal akan mempengaruhi keputusan konsumen untuk mengkonsumsi produk halal. Selain daya beli yang juga menentukan, kata Nurhajizah, memberikan pelayanan total yang menjadi kebutuhan konsumen muslim sesuai aturan Islam juga tidak boleh diabaikan.

Nurhajizah mengapresiasi GPEI Sumut atas inisiatifnya dalam menyelenggarakan dialog. “Saya berharap dialog ini dapat membahas secara mendalam dan universal cara-cara yang lebih baik dalam menyusun standar untuk menghasilkan produk-produk yang halal, sekaligus juga membahas bagaimana standar itu diterapkan tanpa memberatkan konsumen,” katanya.

Wagubsu pun mengimbau kepada para pengusaha ekspor yang hadir untuk membantu para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Sumut memasarkan produk-produk lokal ke pasar global. Menurutnya, banyak produk-produk UKM lokal Sumut yang unggul, hanya saja pelaku-pelaku UKM masih perlu dibimbing untuk melakukan sertifikasi halal.

Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) GPEI Khairul Mahalli menyampaikan bahwa GPEI Sumut bekerja sama dengan berbagai pihak berencana untuk meluncurkan sertifikasi kontainer halal sebelum tahun 2018 berakhir.

“Di sini kami sampaikan, kita ingin wujudkan Sumut menjadi provinsi pertama yang memulai kontainer halal. Untuk itu, kami mohon dukungan dari Ibu Wagub, kita akan launching nanti sebelum tahun 2018 berakhir, bagaimana produk halal harus pakai kontainer halal dalam rangka menembus pasar dunia,” ujar Khairul.

Khairul juga menegaskan bahwa GPEI akan terus berupaya meningkatkan ekspor dan membantu para pelaku UKM lokal di Sumut. Beberapa strategi yang telah disiapkan untuk mencapai tujuan tersebut yakni mencerdaskan para pelaku usaha kabupaten/kota dengan memfasilitasi pelatihan-pelatihan, memberdayakan, dan mensejahterakan pelaku usaha UKM dengan memanfaatkan teknologi-teknologi digital masa kini.

Selain Dialog Produk Halal dengan Kontainer Halal Menembus Pasar Dunia, acara juga dirangkai dengan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) GPEI Sumut Periode 2018-2023. Adapun Ketua DPD GPEI Sumut yang baru dilantik yakni Landen Marbun SH.

Turut hadir dalam acara tersebut mewakili Kepala Otoritas Jasa Keuangan Sumbagut Anton Purba, Sekretaris Jenderal Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Erwin Taufan, Ketua Umum DPP Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (Asdeki) Muslan AR, Ketua Dewan Pembina Asdeki Sungkono Ali, mewakili Majelis Ulama Indonesia Sumut Prof Basarudin, Stakeholder Pelabuhan Belawan, dan para pengurus asosiasi lainnya.**