Wagubsu foto bersama dengan panitia FOKUSHIMTI dan pendamping audiensi.

MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Brigjen (Purn) Dr Hj Nurhajizah Marpaung SH MH mendukung diadakannya seminar tentang Keilmuan Tanah oleh Fakultas Pertanian, sebab bertujuan untuk mengetahui kualitas tanah bagi pertanian di Indonesia, khususnya Sumatera Utara (Sumut).

Hal itu disampaikan Wagubsu Nurhajizah, saat menerima audiensi mahasiswa Agroteknologi Fakultas Pertanian USU  di ruang kerjanya, lantai 9 kantor Gubernur Sumut Jalan Dipenegoro Medan, Rabu (21/3). Hadir pada audiensi itu, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provsu, Ketua Panitia Pelaksana Shaf Rizal Hadi serta panitia lainnya Hasri Jafar S, Roy  Putra Butar-butar, M Reza  Alfikri, dan Khorintha Humaira Nainggolan.

Wagubsu mengatakan, kegiatan ini sangat positif dan diharapkan kelak dapat melahirkan ilmu  tentang tanah yang berguna bagi pertanian dan perkebunan di Sumut. “Seminar-seminar ini sangat positif dilaksanakan sebab, kelak para mahasiswa bisa menjadi penerus untuk kebutuhan pertanian di daerah ini, maka saya sangat mendukung dengan diadakannya kegiatan seminar seperti ini,”paparnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Shaf Rizal Hadi mengatakan, seminar ini membahas tentang fungsi tanah di berbagai lahan bagi pemahaman daur dasar unsur dan aliran energi di dalam ekosistem lokal, regional dan global. “Tujuannya untuk berkelanjutan kehidupan dan menjamin kesejahteraannya, manusia tidak bisa mengabaikan berbagai fungsi tanah,” jelasnya.

Seperti yang diketahui, kata Shaf, bahwa sifat dan perilaku fungsi tanah mempengaruhi ketermanfaatan tanah, sehubungan dengan kemampuan tanah untuk mempertahankan produktivitasnya dan juga secara bertahap meningkatkan resistensi terhadap dampak kerusakan lingkungan.

Disampaikan juga, seminar ini akan dilaksanakan tanggal 22 – 28 April 2018 di Fakultas Pertanian USU dan akan diikuti oleh enam universitas wilayah kerja I yakni Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, Universitas Andalas, Universitas Jambi, Universitas Bengkulu dan Universitas Tengku Umar yang masing-masing akan mengutus delegasinya 10 orang setiap universitas.