BALIGE – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Brigjen Purn Hj Nurhajizah Marpaung SH MH memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyelenggaraan Paskah Nasional di ruang panatapan Rumah Dinas Bupati Toba Samosir (Tobasa) di Balige, Senin (26/2).

Hadir dalam rakor tersebut Ketua Lembaga Paskah Nasional Pdt. Supit beserta rombongan, Ketua Harian Perayaan Paskah Nasional ke 14 tahun 2018 Bonar Sirait, Bupati Tobada Darwin Siagian dan Wabup Tobasa Hulman Sitorus beserta Forkopimda dan TP PKK Tobasa, Wabup Samosir Juang Sinaga serta perwakili 6 Kabupaten di wilayah Danau Toba, OPD Provsu dan Kabupaten Tobasa, Ketua Perempuan HKBP, Distrik IV IV dan XI HKPB Hasundutan, mewakilan seluruh gereja-gereja, tokoh agama dan tokoh masyarakat, para pendeta di kawasan Danau Toba dan undangan lainnya.

Wagubsu Nurhajizah Marpaung yang sekaligus sebagai Ketua Perayaan Paskah Nasional Tahun 2018 dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa saya mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) sangat antusias untuk mensukseskan event akbar ini.

Melalui kesempatan ini Wagubsu mengatakan bahwa kesuksesan penyelenggara sesuatu acara tergantung tim kepanitiaan penyelenggara. Untuk itu diharapkan perlu adanya kerjasama dan kerja keras sesama panitia baik nasional maupun provinsi dan daaerah serta semua sudah mempunyai tanggung jawab tugasnya masing-masing.

“Saya berharap semua panitia dapat bekerja dengan baik dan bersinergi agar seluruh tugas tertangani (terhandel) dengan baik karena rangkaiannya cukup panjang dan melibatkan banyak kabupaten. Sukseskanlah even nasional ini sehingga nantinya akan membawa nama baik daerah penyelenggara Provinsi Sumut dan delapan Kabupaten wilayah kawasan Danau Toba”, ujar Wagubsu Nurhajizah.

Lebih lanjut disampaikan, Wagubsu mengatakan bahwa tidak salah pilih Ketua Umum Pusat Panitia Penyelenggaraan Paskah Nasional emmilih kawasan Danau Toba sebagai tempat penyelenggarakan even akbar ini, di karenakan kawasannya yang indah dan menawan serta sedang diusulkan menjadi anggota UNESCO Global Geopark (UGG). Untuk itu diharapkan even nasional ini dapat menjadi ajang promosi untuk disosialisasikan sampai tingkat Nasional maupun hingga mancanegara.

“Kawasan Danau Toba sudah kita upayakan daerah dengan kawasan bersih dan asri, tidak hanya dari sampah, Saya mengajak para Bupati di kawasan ini agar menjaga daerah ini juga menjadi kawasan yang bersih dan bebas narkoba, “ ujar Nurhajizah.

Sekarang ini Sumut telah merupakan daerah setelah Jakarta tertinggi dalam peredaran narkoba.
Untuk itulah diperlukan kerjasama semua elemen masyarakat dan sinergitas untuk bersama-sama memerangi penyakit masyarakat yakni narkoba ini bersama-sama.

Dan saya berharap, ditangan para pendeta dapat ikut membangun SDM, karena membagun manusia bukan hanya ditangan guru saja. Karena ditangan pendeta bukan saja dapat mendidik bagaimana memelihara persatuan dan kesatuan, silaturrahmi melainkan juga mendidik moral manusia.

Disamping itu Wagubsu memohon kepada para pendeta untuk ikut membantu promosi dengan menyampaikan kepada para jemaat bahwa akan diselenggarakan kegiatan akbar ini. “Tidak ada orang yang dapat bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain karena tidak mgkin kita bekerja sendiri dan menjadi orang hebat”, ucap Wagubsu.

Banyak pekerjaan yang menjadi tugas kita bersama di paskah nasional yang direncanakan diselenggarakan pada tanggal 28 April mendatang di Sugilati. Kita berharap Presiden RI Joko Widodo dapat menghadirinya. Kehadiran Presiden RI nantinya juga akan menjadi momentum bagi kita Sumatera Utara (Sumut) untuk membantu pembangunan daerah kawasan Danau Toba.

“Saya hanya mempunyai mimpi bagaimana kegiatan Paskah Nasional ini berjalan dengan aman, tertib dan lancer. Untuk kelancaran penyelenggaraan acara ini, semua pembiayaan dan kegiatan menjadi tanggung jawab kita semua dengan saling bergotong royong, ” kata Wagubsu.

Sebelumnya Ketua Lembaga Paskah Nasional Pdt. Supit menjelaskan tentang rencana kegiatan penyelenggaraan Paskah Nasional 2018 ini yang telah dilaunching Kementerian Pariwisata di Jakarta
Lokasi penyelenggara meliputi delapan kabupaten yang mengambil tema sentral yakni Bagaimana pengorbanan Bapak demi anak manusia untuk ke Surga dengan mengambil sub tema Merawat Keutuhan Ciptaan-Nya.

Disamping itu juga Paskah Nasional menjadi even pertama kali dengan melakukan kirab obor dari Danau Tondano, Minahasa di Sulawesi Utara (Sulut) ke Danau Toba, Sumut yang dimulai 19 Maret 2018 melewati 26 Kota selama 40 hari.

Kirab direncanakan akan dilepas Gubernur Sulut dan Bupati Minahasa melalui kota-kota di Sulawesi dan Pulau Jawa hingga Provinsi Lampung, Jambi, Pekan Baru dan Sumut. Dengan melewati Padang Sidempuan, Tarutung, Dolok Sanggul, Sidikalang, Kabanjahe, Parapat sampai ke Balige.

Kegiatan kirab obor diharapkan menjadi ajang promosi tentang pelaksanaan kegiatan ini. Dan diharapkan kirab obor mendapat Rekor MURI nantinya. Puncak perayaan ibadah agung perayaan paskah dilaksanakan di Balige ini direncanakan akan mengadakan seminar dan lokakarya serta pembangunan monument Paskah Nasional. Salah satunya seminar bahaya dan keuntungan internet dan mencanangkan save internet day.
Disamping itu direncanakan juga akan mencanangkan desa cerdas dan ramah anak yang akan dijadikan pilot project untuk daerah lainnya dengan kriteria desa sadar wisata, layak anak, memberantas narkoba dan melek teknologi yang postif.Hal ini kami lakukan karena mengingat kawasan wisata Danau Toba harusnya dapat mempersiapkan masyarakatnya menjadi sebagai penduduk wilayah pariwisata, ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tobasa Darwin Siagian dalam ucapan selamat datangnya atas nama pemkab sangat menyambut baik dimana seperti yang kita ketahui ketika Paskah Nasional di Manado tahun lalu bahwa obor paskah sudah disulutkan Sumut dan minggu sudah dilaunching di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Saya berharap kerjasama dengan Pemkab wilayah kawasan Danau Toba dan semua elemen masyarakat dalam mensukseskan event akbar ini.

Ketua harian panitia penyelenggaran paskah Bonar Sirait, menjelaskan SK Tim Provsu telah ditandatangani Gubsu Erry Nuradi maka kami menghimbau delapan daerah terkait untuk membuat SK Tim Panitia masing-masing.