Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyerahkan piala kepada Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan atas pencapaian Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi menjadi Juara I Kecamatan Terbaik Kategori Kota Tingkat Provinsi Sumatera Utara di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi, Selasa (11/02).

TEBINGTINGGI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyerahkan penghargaan Tunggul Kecamatan Terbaik Tingkat Provinsi Sumut Kategori Kota Tahun 2019 kepada enam kecamatan di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi, Selasa (11/2).

Penghargaan tersebut diterima oleh Camat Padang Hulu Kota Tebingtinggi Deni Handika Siregar (Juara I), Camat Siantar Timur Kota Pematangsiantar Robert Sitangggang (Juara II), Camat Binjai Timur Kota Binjai Hardiansyah Putra Pohan (Juara III),  Camat Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai Waris (Harapan I), Camat Sibolga Utara Kota Sibolga Maslan Ida Rumapea (Harapan II) dan Camat Medan Kota HT Chairuniza (Harapan III). Penghargaan juga diberikan kepada Danramil 13/TT Kapten Inf Budiono dan Kapolsek Padang Hulu AKP Raz Simamora.

Selain penghargaan berupa piagam dan trophy, kepada enam kecamatan terbaik juga diberi hewan ternak untuk dikembangbiakkan. Untuk juara I menerima 15 ekor lembu, juara II mendapat 25 ekor kambing, juara III mendapat 100 ekor ayam dan juara harapan seluruhnya menerima 50 ekor ayam.

Pada kesempatan itu, Gubernur Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa camat merupakan ujung tombak pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Untuk itu, seorang camat harus mampu mensinergikan tiga pilar yaitu pemerintah, masyarakat dan swasta.

“Kita semua memaklumi bahwa hingga kini harapan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang berkualitas belum sepenuhnya bisa diwujudkan. Hal ini pada dasarnya disebabkan oleh kurangnya profesionalisme kerja unsur aparatur,” katanya.

Karenanya, Edy Rahmayadi meminta pada seluruh camat mempersiapkan diri dengan membekali ilmu pengetahuan, keterampilan serta meningkatkan kreativitas dan profesionalisme dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Untuk mengantisipasi tantangan-tantangan tugas pada masa mendatang dan pembangunan dapat terus berjalan secara berkesinambungan, tentunya tidak terlepas dari peran camat beserta perangkatnya yang diberikan wewenang dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugasnya,” katanya.

Menurut Edy Rahmayadi, keberhasilan ini hendaknya menjadi pendorong untuk meningkatkan pelaksanaan tugas melayani masyarakat. Jangan cepat merasa puas, bangga dan terlena sehingga pelayanan yang diberikan itu tidak hanya sesuai harapan masyarakat, tetapi justru melampaui harapan dan keinginan masyarakat.

Kepada para camat yang belum berhasil meraih prestasi terbaik, Edy Rahmayadi berpesan untuk melakukan evaluasi terhadap kekurangan dan memelihara serta meningkatkan yang sudah dicapai. “Saya berharap untuk para camat yang telah meraih prestasi yang baik dapat menjadi perhatian para Walikota untuk pengembangan karirnya di masa yang akan datang,” kata Gubernur.

Usai upacara penyerahan Tunggul Kecamatan Terbaik 2019, Gubernur Edy Rahmayadi yang didampingi Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi, Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Forkopimda Kota Tebingtinggi dan yang mewakili walikota penerima penghargaan melepas balon dan menggunting pita dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional. Edy Rahmayadi juga memberikan secara simbolis berupa bantuan becak pengangkut sampah.