Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi menghadiri Perayaan Natal umat Katolik Medan dan Sekitarnya di Gedung Serba Guna Jl. Wilem Iskandar/Pancing Medan, Sabtu (11/1). (Humas Sumut / Alex)
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi menghadiri Perayaan Natal umat Katolik Medan dan Sekitarnya di Gedung Serba Guna Jl. Wilem Iskandar/Pancing Medan, Sabtu (11/1). (Humas Sumut / Alex)

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengapresiasi perayaan Natal Katolik Kota Medan dan sekitarnya, Sabtu (11/1), di Gedung Serbaguna Pemprov Sumut di Jalan Willem Iskandar, Medan. Karena, perayaan Natal tersebut menjadi ajang silaturahmi ribuan umat yang merayakannya.

“Ini patut kita apresiasi, karena kegiatan ini mejadi ajang kita bersilaturahmi, tempat kita bersalaman, sesama anak bangsa, khususnya Sumatera Utara,” kata Gubernur, disambut tepuk tangan meriah dari ribuan umat Katolik yang hadir.

Gubernur yang datang bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi menyampaikan, Republik Indonesia adalah negara dengan beragam agama dan aliran kepercayaan. Namun perbedaan itu disatukan oleh dasar ideologi bangsa yakni Pancasila. Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam diri.

“Itulah Indonesia, kita akur semuanya, kita akrabkan semuanya, karena yang mempersatukan kita Pancasila, kita bayangkan jika tidak ada pemersatu kita ini, negara ini akan terpecah belah,” kata Edy Rahmayadi yang mengakhiri sambutannya dengan mengajak seluruh hadirin untuk menyanyikan lagu Indonesia Pusaka bersama-sama.

Pembukaan Natal tersebut begitu meriah dan tampak sekali suasana keakrabannya. Hal itu ditunjukan oleh Gubernur yang bernyanyi bersama dengan Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung, Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Sumatera Utara Martuani Sormin, dan Kasdam I Bukit Barisan Untung Budiharto. Keakraban tersebut berlanjut dengan swafoto bersama ribuan umat Katolik yang hadir dari atas panggung.

Sementara itu Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung mengatakan perayaan Natal menyatukan umat Katolik. Ia mengharapkan dengan begitu kekompakan umat dapat terus terjaga. Terutama dalam hal pembangunan di Sumatera Utara.

“Inilah umat Katolik yang mudah disatukan, inilah Natal, hati yang menyatu, hati yang kompak, hati yang bersahabat, bersatu kita teguh bercerai kita runtuh,” kata Mgr Kornelius Sipayung yang menutup sambutannya dengan mengajak umat berserta hadirin menyayikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa bersama-sama.

Ketua Panitia Perayaan Natal Katolik Medan Sekitarnya Parlindungan Purba menyebutkan hadir kurang lebih 15.000 umat Katolik dari paroki di Kota Medan dan sekitarnya. Perayaan Natal Akbar tersebut sekaligus memperingati setahun kepemimpinan Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung.

“Kita di sini sudah ada kurang lebih 15.000 orang, dari beberapa paroki di Kota Medan dan sekitarnya, terima kasih antusiasnya luar biasa,” kata Parlindungan Purba.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Bupati Simalungun JR Saragih, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Anggota DPD Badikenita Sitepu, para pimpinan gereja, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.**