Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi menerima buku yang ditulisnya berjudul "Jejak Ikhlas Tanpa Batas" dari Ikatan Pendidik Penulis Sumut (IPPSU) sebagai co-writer (penulis pendamping) dalam buku tersebut di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Jend Sudirman No.41 Medan, Senin (12/10). (Humas Sumut/Alex)

MEDAN – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Edy Rahmayadi berharap bukunya yang berjudul “Jejak Ikhlas Tanpa Batas” bisa menginspirasi banyak orang. Bukan hanya menginspirasi orang, tetapi Nawal juga ingin mendorong para ibu rumah tangga untuk mau meningkatkan literasinya.

Buku dengan tebal 75 halaman tersebut secara resmi diberikan oleh Ikatan Pendidik Penulis Sumut (IPPSU) kepada Nawal, Senin (12/10), di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan. Ini merupakan buku pertama Nawal yang terbit secara resmi.

“Saya sangat senang buku ini akhirnya selesai. Saya sangat berterima kasih kepada IPPSU yang membantu saya menyelesaikan buku ini. Saya tentu ingin buku ini menginspirasi banyak orang terutama ibu-ibu rumah tangga,” kata Nawal saat diwawancarai.

Buku Jejak Ikhlas Tanpa Batas ini sebagian besar menceritakan perjalanan singkat hidup Nawal dari kecil hingga saat ini, memiliki tiga orang anak dan menjadi istri Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. Dalam buku tersebut menceritakan perjalanan hidup Nawal yang terus berdampingan dengan buku dan kegiatan tulis-menulis.

“Saat kecil itu Bude saya sering menceritakan kisah-kisah kepada keponakannya, termasuk saya. Dari situ saya sangat suka cerita dan bercerita, termasuk bercerita lewat tulisan,” kata Nawal yang juga sempat menulis untuk majalah saat remaja.

Melalui buku “Jejak Ikhlas Tanpa Batas” Nawal ingin berpesan agar setiap individu berusaha untuk ikhlas dengan apa yang dihadapinya selama hidup. Dengan berupaya ikhlas, menurut Nawal, akan lebih membuat orang bahagia dan bisa menghadapi hidup lebih baik.

“Seperti judulnya, Jejak Ikhlas Tanpa batas. Dalam kehidupan ini kita coba untuk selalu ikhlas. Ikhlas menerima cobaan, ikhlas menerima tantangan, ikhlas dalam menjadi ibu rumah tangga, ikhlas memimpin dan lainnya. Semua itu datanganya dari Tuhan, karena itu kita wajib ikhlas. Dengan begitu hidup kita akan lebih bahagia dan lebih positif,” terang Nawal.

Ketua IPPSU Wiwik Puspitasari yang merupakan co-writer (penulis pendamping) Nawal dalam penulisan buku Jejak Ikhlas Tanpa Batas mengatakan sangat tertarik dengan perjalanan hidup istri dari Edy Rahmayadi ini. Kehidupannya yang tidak jauh dari literasi menjadi daya tarik utama IPPSU memfasilitasi Nawal menulis buku Jejak Ikhlas Tanpa Batas.

“Ibu kita yang satu ini begitu kuat keinginannya untuk meningkatkan literasi di Sumut. Dia juga memiliki latar belakang literasi yang sangat baik sehingga kita mencoba memfasilitasi beliau untuk menulis buku. Buku ini kita harapkan bisa memicu penulis-penulis lain untuk memperluas khasanah literasi kita sehingga membantu pembangunan Sumber Daya Manusia di Sumut,” kata Wiwik.

Pada kesempatan itu juga Nawal resmi menjadi pengurus dari IPPSU ditandai dengan diberikannya kartu identitas pengurus kepada Ketua TP PKK Sumut tersebut. Turut hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Perpustakaan Pemprov Sumut Halen Purba dan Kabag Humas Biro Humas dan Keprotokolan Iwan Siregar dan juga seluruh pengurus IPPSU.

Kepala Dinas Perpustakaan Sumut Halen Purba merasa senang literasi Sumut bertambah dengan adanya buku ‘Jejak Ikhlas Tanpa Batas’ karya Nawal Edy Rahmayadi. Dia berharap lebih banyak lagi masyarakat yang mau menulis buku sehingga minat baca masyarakat Sumut meningkat.

“Menulis itu butuh banyak membaca. Jadi ketika banyak orang yang menulis, otomatis akan meningkatkan minat baca. Dengan banyaknya buku, maka banyak pilihan buku bagi masyarakat untuk dibaca. Jadi, saya sangat senang ada buku yang ditulis oleh Ibu Nawal. Mudah-mudahan semakin banyak yang mau menulis buku setelah ini,” kata Halen. ** (H15)