Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nawal Edy Rahmayadi menjadi salah satu narasumber melalui konferensi video dalam Ta’lim Online yang diselenggarakan oleh Majelis Quran Sudirman (MQS) bersama Salimah Sumut, Rabu (22/7), dari kediamannya di Jalan Pantai Bunga, Desa Pamah, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang.

DELI SERDANG – Menjalani kehidupan sebagai istri prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) tentunya bukan tugas yang mudah. Berbagai konsekuensi seperti jauh dari kehidupan yang serba nyaman, jauh dari keluarga, ditinggal berperang, hingga yang paling pahit ditinggal mati harus siap ditanggung.

Puluhan tahun mendampingi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nawal Edy Rahmayadi mengaku hidup dengan banyak konsekuensi dan tantangan. Namun, masa-masa itu berhasil ia lewati, lantaran mengandalkan Allah SWT dan menjadikan Alquran sebagai penguat dan teman di kala khawatir dan gelisah.

Hal ini dikisahkan Nawal saat menjadi salah satu narasumber melalui konferensi video dalam Ta’lim Online yang diselenggarakan oleh Majlis Quran Sudirman (MQS) bersama Salimah Sumut, Rabu (22/7), dari kediamannya di Delitua Kabupaten Deli Serdang.

“Ketika saya ditinggal suami ke medan perang, hanya Alquran yang menguatkan saya. Kami juga jauh dari keluarga, jadi saya mengadu hanya kepada Allah SWT dan saya baca Alquran. Alhamdulillah selalu membuat hati saya tentram. Insya Allah banyak manfaat yang kita peroleh ketika dekat dengan Alquran,” tutur Nawal.

Bersama sang suami Edy Rahmayadi, dari Sabang sampai Merauke, telah dilalui Nawal. Hingga kini, diamanahkan memimpin Sumut, menurut Nawal bukan karena kehebatan keduanya. Melainkan, mengandalkan Allah SWT dalam setiap langkah dan keputusan yang diambil.

“Untuk itu, saya ingin mengajak seluruh peserta yang menyaksikan webinar ini, untuk mulai dan senantiasa meningkatkan kedekatan diri kepada Allah SWT dan Alquran. Insya Allah, banyak manfaat yang diperoleh baik di dunia, dan mudah-mudahan di akhirat,” ucapnya.

Ketua MQS Irfa Halena dalam sambutannya selaku penyelenggara juga menyampaikan rasa kagumnya kepada Nawal Edy Rahmayadi yang juga merupakan Pembina MQS. Salah satunya, pembentukaan MQS disebutkan Irfa merupakan inisiasi dari Nawal Edy Rahmayadi sebagai bentuk kecintaannya terhadap Alquran.

“Semangat Bunda Nawal menginisiasi MQS adalah untuk mengajak masyarakat Sumut lebih dekat dengan Quran. Karena Quran adalah obat dari segala penyakit. Sumber cahaya dan pedoman kita dalam menjalani kehidupan dunia yang sementara ini. Semoga webinar ini menginspirasi dan bermanfaat bagi seluruh peserta,” ujar Irfa.

Adapun kegiatan-kegiatan MQS sebagai upaya mendekatkan masyarakat dengan Quran, kata Irfa, diantaranya melakukan pengajian rutin, membagikan Alquran ke masjid-masjid dan yayasan tahfidz Quran dan lainnya.

Ta’lim online dengan tema ‘Kiat Mengakrabkan Diri dan Keluarga dengan Alquran’ diawali dengan pembacaan Alquran. Kemudian, acara yang dimoderatori oleh Ketua Salimah Sumut Nurazizah Tambunan tersebut dilanjutkan dengan paparan tiga narasumber yakni Nawal Edy Rahmayadi dengan topik “Manfaat Ketika Dekat dengan Quran”, Ustazah Aan Rohanah dengan topik “Keluarga yang Dekat dengan Quran”, serta Ustaz Muhammad Saihul Basyir dengan topik “Cara Mengakrabkan Diri dengan Quran”. **(H16)