Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi didampingi Wakil Ketua I TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah mengikuti virtual meeting bersama Persatuan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) Sumut di Sekretariat PDKI Cabang Sumut Jalan Sei Bahbolon Medan, Jumat (5/6/2020). (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut : Veri Ardian)

MEDAN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus melakukan berbagai upaya untuk mengedukasi masyarakat tentang Covid-19. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran Covid-19, termasuk meningkatkan peran ibu dalam upaya penurunan risiko terinfeksi Covid-19 di lingkungan keluarga dan masyarakat. Untuk itu, TP PKK Sumut menjalin kolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) guna memberikan edukasi terkait Covid-19.

Hal itu disampaikan Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi saat melakukan video conference bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kota se-Sumut dan anggota PDKI Sumut, di Kantor Sekretariat PDKI Cabang Sumut, Jalan Sei Bah Bolon Nomor 40 Medan, Jumat (5/6).

“Kolaborasi antara PKK Sumut dengan PDKI diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Tim PKK dalam mengingatkan pentingnya physical distancing (menjaga jarak fisik), sehingga keluarga pun terjaga dari Covid-19,” ujar Nawal.

Dikatakannya, saat ini masih banyak ibu-ibu yang merasa was-was dan khawatir, karena tidak mengetahui bagaimana menjaga kesehatan diri dan keluarga. “Mereka perlu diedukasi sehingga lebih mengetahui bagaimana cara menjaga kesehatan diri dan keluarga, juga harus mengetahui bagaimana mencegah agar tidak tertular Covid-19, serta bagaimana upaya meningkatkan imunitas tubuh,” tambahnya.

Dalam proses mengedukasi, Nawal pun memberikan saran dengan memanfaatkan media elektronik hingga sosial media. “Edukasi di tengah masa pandemi ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan memanfaatkan media sosial Whatsapp (WA), diedukasi tentang pentingnya jaga jarak, serta edukasi masyarakat agar yang sakit dan terkena dampak harus sama-sama dibantu,” terangnya.

Turut hadir Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Ketua PDKI Cabang Sumut Retno Sari Dewi dan Isti Ilmiati Fujiati perwakilan dari PDKI Pusat.

Ilmiati Fujiati mengharapkan, kolabolasi ini ke depanya perlu semakin banyak, tidak hanya antara PKK Sumut dan PDKI Cabang Sumut saja. “Ke depan kolabolator untuk gerakan ini harus meningkat tidak hanya Tim Penggerak PKK Provinsi Sumut/Kabupaten/Kota dengan PDKI Cabang Sumut saja, harus ikut serta Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dan Fakultas Kedokteran yang ada di Sumut,” ucapnya.

Retno Sari selaku Ketua PDKI Cabang Sumut pun mengaku senang bisa berkolaborasi dengan PKK Sumut untuk melakukan edukasi terkait dampak Covid-19. “Semua bisa mendapat pengetahuan dengan media, tapi bagaimana bisa diimplementasikan dalam kehidupan itu yang sulit. Di situlah perlunya peran ibu-ibu untuk melakukan pencegahan, sebab Sumut yang sehat bisa terwujud dari keluarga yang sehat. Untuk itu lah kenapa kita ingin berkolaborasi dengan ibu-ibu PKK,” ujarnya. ** (H18)